Meski Ramah dan Cantik, Pramugari Pesawat Kepresidenan TNI Jago Bertarung

Sekarang ini banyak ditemui prajurit TNI wanita yang berparasncantik dan kecantikannya tidak kalah dibandingkan para model.

Hal ini karena dalam perkembangan
terkini memang banyak gadis-gadis cantik yang berminat untuk menjadi anggota TNI.

Jadi, dalam hal ini TNI sebenarnya tidak secara sengaja membuat aturan ‘’dicari calon prajurit TNI berparas cantik’’ karena yang mendaftar sebagai calon prajurit TNI wanita memang sudah cantik-cantik.

Meski berparas cantik, semua calon prajurit TNI wanita harus lulus semua tes dan seleksi yang diselenggarakan oleh panitia penerimaan prajurit TNI.

Setelah lulus tes penerimaan, semua calon prajurit TNI wanita juga harus lulus program pendidikan militer TNI sebelum akhirnya bisa menyandang pangkat Sersan Dua (Serda).

Pendidikan militer yang harus dijalani oleh para calon prajurit wanita TNI tidak jauh berbeda dibandingkan pendidikan para prajurit pria.

Mereka harus menguasai ilmu perang di segala medan, penggunaan berbagai senjata tempur, survival, terjun payung khususnya untuk calon prajurit Wanita Angkatan Udara (Wara), dan lainnya.

Setelah menyandang pangkat Serda para prajurit TNI wanita kemudian ditempatkan ke berbagai satuan.

Jika berprestasi mereka bisa mendapatkan kesempatan lagi untuk bersekolah (Sekolah Calon Perwira/Secapa) sehingga bisa berpangkat perwira.

Khusus anggota Wara yang berparas cantik dan berprestasi umumnya akan dididik secara khusus dan ditempatkan di satuan-satuan yang tugasnya banyak bertemu dengan masyarakat luas misalnya, Dinas Penerangan TNI AU (Dispenau).

Baca Juga:  Gaji Prajurit TNI Saat Jalani Tugas PBB di Luar Negeri

Anggota Wara di satuan Dispenau harus memiliki kemampuan lebih untuk melayani masyarakat dalam hal penyebaran informasi tentang TNI AU dan mampu bekerja sama dengan berbagai media massa.

Selain di Dispenau, anggota Wara yang cantik-cantik juga ditugaskan sebagai pramugari di pesawat-pesawat VIP TNI AU dan kemampuan untuk menjadi pramugari itu diperoleh melalui pendidikan khusus.

Pendidikan Wara untuk menjadi pramugari biasanya diselenggarkan bekerja sama dengan Garuda Indonesia Training Center selama sekitar 3 bulan.

Sebagai anggota militer dan pramugari yang terlatih, para anggota Wara juga menjadi pramugari pesawat Presiden RI.

Ketika sedang bertugas di pesawat
kepresidenan, cara bertugas pramugari Wara sebenarnya tidak jauh berbeda dengan para pramugari pesawat komersil, yakni sopan dan ramah.

Tapi para Wara pramugari pesawat
kepresidenan itu tetap tidak meninggalkan sisi kemiliterannya.

Misalnya dalam menawarkan minuman kepada para pejabat, mereka harus mengatakan

‘’Selamat siang bapak, mohon ijin, berkenannmenambah minuman…’


Jika pejabat yang ditanya menjawab ‘’ya’’ atau ‘’tidak’’,

maka pramugari tersebut akan menjawab dengan kata ‘’Siap!’’ dalam sikap militer.

Khusus untuk pramugari pesawat kepresiden, sebelum bertugas mereka mendapat latihan militer tambahan yang diselenggarakan oleh Skadron VIP (Skadron Udara 17) sehingga memiliki kemampuan untuk menghadapi situasi apapun.


Yang jelas selain ramah dan cantik, para Wara pramugari yang bertugas di pesawat Presiden RI ini juga merupakan anggota militer terlatih yang mahir menembak serta beladiri.

Baca Juga:  Kolinlamil Rumuskan Konsep Bujuklak Angkutan Laut Dalam Operasi Militer

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan