Militer Indonesia, Malaysia dan Filipina Bersatu Hadapi Abu Sayyaf

Indonesia, Malaysia dan Filipina sepakat untuk memulai pelatihan militer bersama dalam mengamankan Laut Sulu dari pembajakan yang merajalela.

Menteri Pertahanan Indonesia, Ryamizard Ryacudu menjelaskan bahwa masing-masing negara akan mulai pelatihan personil militer sendiri di Januari 2017 sebelum melakukan latihan bersama di akhir tahun.

Pelatihan militer akan berlangsung di Tarakan, Kalimantan Utara, Indonesia, Pulau Tawao Malaysia dan Pulau Bangao Filipina.

Ryamizard mengatakan tentara Angkatan Darat akan ikut berpartisipasi dalam pelatihan militer bersama, yang akan membentuk pasukan khusus, bertugas menghadapi kelompok militan Abu Sayyaf yang telah mendalangi serangkaian penculikan baru-baru ini di perairan Sulu, barat daya Filipina.

“Itu bagian dari tindakan konkret kita, negara- negara ASEAN mengambil langkah untuk mengamankan wilayah tersebut,” katanya di Jakarta, Kamis.

Ryamizard mengatakan lokasi pelatihan nantinya akan menjadi pos gugus tugas gabungan yang ditugaskan untuk mengamankan perairan Sulu.

Kebutuhan untuk pelatihan militer gabungan dibahas dalam pertemuan antara Ryamizard dengan Datuk Seri Hishammuddin Hussein Malaysia dan Delfin Lorenzana Filipina disela- sela Rapat Menteri Pertahanan ASEAN (ADMM) di Laos.

Malaysia dan Filipina menyambut baik inisiatif ini dan akan menambah patroli laut bersama di perairan Sulu seperti yang telah disepakati sebelumnya. (thejakartapost)

Baca Juga:  Jet Tempur F-16 AU Taiwan Hilang Saat Latihan Militer

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan