Militer Meksiko Hadapi Perang Kota Melawan Kartel Narkoba

Setelah insiden penyerangan
yang menyebabkan 13 anggota polisi Meksiko Barat tewas oleh kartel narkoba di Michoacan, Senin (14/10).

Pada tanggal 17 Oktober 2019, polisi dan National Guard Meksiko melancarkan operasi di Culiacán, kota pusat negara bagian Sinaloa. Mereka mencoba menangkap Ovidio Guzmán López, anak dari mantan pemimpin kartel Sinaloa Joaquin “El Chapo” Guzmán yang sekarang dipenjara di US.

Kartel melakukan perlawanan sengit sehingga membuat pihak otoritas membatalkan usaha untuk menangkap Ovidio, karena kekhawatiran akan penduduk sipil kota tersebut.

Nampaknya ini adalah operasi senyap yang gagal di tengah-tengah. Dikabarkan bahwa operasi ini memang sudah terencana, namun setelah otoritas tiba di depan rumah Ovidio, mereka harus menunggu karena ternyata tidak ada surat penangkapan. Kartel di dalam rumah langsung mengontak bala bantuan yang bergegas ke lokasi dan mendirikan roadblock. Penjara Culiacán juga kabarnya dijebol dan 49 narapidana termasuk kartel dibebaskan.

Dapat dilihat dari foto-foto bahwa firepower yang dikerahkan kartel tidak main-main. Terlihat ada yang menggunakan senjata anti-materiel Barret .50, serta ada truck pickup yang membawa senapan mesin .50 cal Browning M2.

Bahkan ada juga pickup yang dilengkapi dengan improvised turret di bagian belakang. Ada pula tweet yang menunjukkan anggota kartel membawa M249 dan M72, meskipun masih harus dikonfirmasi apakah ini dari kejadian terdahulu atau tidak.

Baca Juga:  BAE Systems Pasok APS CV90 Untuk Belanda

Sumber:

-Hex

https://www.thedrive.com/the-war-zone/30494/cartel-narco-tanks-heavy-weapons-on-full-display-during-battle-over-el-chapos-son

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan