Mugabe Siapkan Istrinya Jadi Presiden Zimbabwe

Presiden seumur hidup Zimbabwe, Robert Mugabe yang sekarang berusia 92 tahun ternyata sedang menyiapkan istri keduanya Grace Mugabe sebagai pemimpin baru negara miskin yang sedang mengalami hyper inflasi tersebut.
Mugabe telah melakukan aksi pembersihan di internal kabinet maupun partai yang dipimpinnya, Zanu-PF, demi memuluskan jalan sang istri sebagai presiden.

Pembersihan itu membuat wakil sekaligus sekutu paling loyal Mugabe, Emmerson Mnangagwa, terdepak pekan lalu (6/11/2017).

Tidak hanya mendepak, Mnangagwa yang saat ini mengasingkan diri ke Afrika Selatan menyebut Mugabe dan istrinya berusaha melenyapkan dia dan keluarganya.

Sebuah pernyataan dilontarkan oleh Direktur Pusat Studi Renaisans Afrika di Universitas Afrika Selatan, Shadrack Gutto. Bahwa rakyat dan militer Zimbabwe tidak akan pernah mengakui istri Presiden Robert Mugabe, Grace Mugabe, sebagai pemimpin mereka.

Grace Mugabe, Istri kedua Presiden Robert Mugabe.

Tindakan Mugabe ini membuat militer bereaksi.

Lewat Komandan Tentara Zimbabwe, Jenderal Constantino Chiwenga, militer mendesak agar Mugabe menghentikan pembersihan, atau militer akan mengambil langkah intervensi.


Oleh Gutto, ucapan Chiwenga sudah menjadi isyarat jelas bahwa Zimbabwe tidak akan pernah mengakui Grace sebagai pemimpin mereka.

Kepada kantor berita AFP, Gutto berujar jika Grace nekat untuk mengambil jabatan presiden dari suaminya, militer bakal melakukan kudeta.


Militer, ujar Gatto, akan mendongkel Grace dari kursi presiden, dan membiarkannya mengasingkan diri ke negara lain atau membunuhnya.

sumber: sindonews.com

Baca Juga:  Rusia Pamerkan Peluru Pintar dan Robot Avatar
Advertisements

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan