Natuna-Anambas Diperkuat Kapal Perang Berpatroli Rutin

Kapal Perang milik TNI Angkatan Laut, KRI Teluk Celukan Bawang 532 dan sejumlah KRI lainnya rutin melakukan patroli di perairan Natuna Anambas. Kegiatan ini guna memastikan kondisi perairan tetap dalam kondisi aman terkendali.

Komandan KRI Teluk Celukan Bawang 532, Rama Rimerar Putra memastikan saat ini kondisi Laut Natuna-Anambas aman dan kondusif dari aktivitas kapal ikan asing pencurian ikan. “Laut kita aman,” ungkapnya saat temu media di KRI Teluk Celukan Bawang yang berlabuh di Pelabuhan Tarempa Rabu (14/3).

Menurutnya, patroli yang mereka lakukan hingga ke perairan utara atau perbatasan Indonesia dengan Vietnam dan rig petronas perbatasan Indonesia dengan Malaysia.

Rama Rimerar yang didampingi oleh Palaksa Lanal Tarempa Mayor Laut (P) Budi Dermawan, menerangkan KRI Teluk Celukan Bawang bertugas sebagai armada pendarat bagi pasukan Marinir TNI AL dan juga sebagai kapal pengangkut logistik serta patroli keamanan laut.


Kapal tersebut merupakan buatan Jerman yang diproduksi 1978 yang lalu. Meski sudah sekitar 40 tahun usianya, tapi mampu mengangkut personel hingga 200 orang dan mampu membawa 7 unit tank ringan. “Kecepatan kapal ekonomis 12 knot dan kecepatan maksimal 18 knot dan diawaki 58 pelaut,” jelasnya.

Palaksa Lanal Tarempa, Mayor Laut (P) Budi Darmawan menambahkan, selama adanya kebijakan penenggelaman kapal ikan asing oleh pemerintah pusat telah memberikan efek jera bagi pencuri ikan dari negara tetangga. “Aktivitas
pencurian ikan sangat berkurang. Apalagi dikuatkan dengan melakukan patroli,” tambahnya.

Baca Juga:  Kecanggihan Pesawat Tempur Hawk 100/200

Budi, menerangkan, sambil beristirahat di Pelabuhan Tarempa, KRI memberikan
kesempatan kepada para pelajar dan
masyarakat umum untuk mengenal lebih jauh apa itu KRI dan jiwa kemaritiman. Para pelajar akan dibawa mengelilingi kapal dan diperkenalkan bahwa ini salah satu kapal perang milik Indonesia. Saat ini yang sudah mendaftar yakni siswaSMP 5 Batu Tambun. “Mereka akan meninjau KRI pada hari ini Kamis (15/3),” terang
Budi.

1 Komentar

Tinggalkan Balasan