Nayib Bukele, “Orang” Palestina Yang Jadi Presiden El Savador

Republik El Salvador adalah sebuah negara di Amerika Tengah yang berbatasan dengan Honduras dan Guatemala. Daerah ini nama aslinya dulu adalah “Cuzhcatl”, dalam bahasa Spanyol “Cuzcatlan”, yang dalam bahasa Nahuatl berarti “tanah harta karung”.

Sebelum dijajah Spanyol, wilayah adalah rumah bangsa Mesoamerika seperti suku Maya. Setelah ditaklukkan Spanyol lalu dibaptis oleh konkuistador Spanyol namanya diganti menjadi “Provincia De Nuestro Señor Jesucristo El Salvador Del Mundo” (“Provinsi Tuhan Kami Yesus Kristus, Sang Juruselamat Dunia”), yang sekarang disingkat menjadi “República de El Salvador” (makna literal: Republik Sang Penyelamat). Terjadilah pencampuran budaya antara Spanyol dengan suku asli.

Yang menarik adalah, Presiden terpilih El-Savador saat ini adalah keturunan muslim asal Palestina. Bernama lengkap, Nayib Armando Bukele Ortez (lahir 24 Juli 1981) adalah seorang politisi dan pengusaha asal El Salvador yang terpilih sebagai presiden El Salvador, setelah memenangkan pemilihan presiden pada tahun 2019.

Sebelum jadi Presiden, dia pernah menjabat sebagai wali kota Nuevo Cuscatlán pada 11 Maret 2012. Dia juga terpilih sebagai wali kota San Salvador pada 1 Maret 2015.

Ibunya bernama Olga Ortez de Bukele, orang asli ElSavador dan ayahnya Armando Bukele Kattán, seorang pengusaha terkemuka sekaligus imam masjid lokal keturunan Palestina.

Pada usia yang sangat muda, Nayib dikenal karena keterampilan dan semangat kewirausahaannya. Pada usia 18, dia sudah menjalankan perusahaan. Menurut sebuah artikel di surat kabar digital El Faro, Nayib Bukele adalah pemilik Yamaha Motors El Salvador, sebuah perusahaan yang menjual dan mendistribusikan produk-produk Yamaha di El Salvador.

Baca Juga:  Sistem Pendidikan Nasionalisme Terbaik Ala Pondok Modern Gontor

Sosok Nayib menjadi trending topik di google search dalam sebulan terakhir ini, terutama sejak kunjungan luar negeri pertamanya ke Turki pada pekan ini.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan