Nih Kecanggihan Senjata Jet Tempur Sukhoi T-50 PAKFA

Jet tempur generasi kelima Rusia PAK FA akan dipersenjatai dengan bom berdaya ledak tinggi dan bom ‘thermobaric’, serta meriam berkaliber 30 milimeter. Namun masih ada sejumlah masalah pada persenjataan T-50.

Pihak konstruktor Rusia baru-baru ini telah memublikasikan video yang menampilkan uji coba meriam 30 milimeter NNPU-50 untuk pesawat tempur generasi kelima Sukhoi T-50 (PAK FA).

Salah satu meriam yang paling ringan di kelasnya, yaitu meriam 9-A1-4071K dirancang untuk menyerang kendaraan lapis baja atau target lapis baja milik musuh. Dalam sekali penerbangan, pilot dapat melancarkan 150 tembakan dari senjata 30 milimeter ini.


Senjata terbaru ini adalah modifikasi dari meriam GS-301 dan pengebom Rusia. Pesawat generasi kelima ini juga akan menerima bom berdaya ledak tinggi OFZAB-500 dan bom thermobaric ODAB-500PMB, kata CEO perusahaan “Tekhmash” Sergey Rusakov, (22/9).

Keduanya pernah digunakan dalam operasi di Suriah oleh Rusia. Saat ini, hulu ledaknya sudah diproduksi untuk kemudian dilakukan uji coba.

Rencananya, Rusia akan menerima 12 unit pesawat tempur T-50 saat akhir tahun ini. Kontrak baru pemasokan pesawat tempur generasi ke lima akan dibahas dengan Kementerian Pertahanan Rusia pada akhir 2016. Selanjutnya, departemen militer akan menentukan jumlah pesawat baru yang dibutuhkan.

Walau hingga saat ini si PAK FA masih memiliki sejumlah masalah tapi itu gak jadi masalah. Dalam beberapa tahun pertama setelah pasukan militer menerima PAK FA, akan muncul berbagai masukan dan indikator penyempurnaan bagi pesawat tempur generasi kelima itu. Demikian hal tersebut disampaikan ahli militer dari Izvestia Dmitry Safonov. Salah satunya soal mesin,
“Mesin generasi kelima Tipe-30 belum ada.”

Baca Juga:  Inggris Borong 1000 Rudal HellFire AGM-114

PAK FA akan menggunakan mesin jet yang saat ini digunakan Su-35S generasi 4++. “Pihak konstruktor saat ini belum menyediakan informasi mengenai rasio berat/daya dorong/konsumsi bahan bakar pesawat tempur generasi kelima meski pesawat ini memiliki kemampuan kecepatan jelacah supersonik,” kata sang ahli.


Pesawat tempur terbaru Rusia ini diciptakan sebagai pesaing utama F-22 Raptor milik Amerika yang telah digunakan Angkatan Udara AS selama lebih dari lima tahun dan telah menjalankan operasi militer di atas langit Irak.

Pihak konstruktor T-50 tidak mengungkapkan biaya pembuatan pesawat generasi kelima ini, tetapi diketahui bahwa harganya di bawah pesaing tunggalnya itu.

“T-50 dibangun jauh setelah pesawat tempur buatan Amerika itu dirancang. Hal ini memungkinkan untuk mempelajari kelebihan dan kekurangan dari mesin yang telah ada, yang kemudian menjadi pertimbangan saat membangun pesawat sendiri. Situasi yang sama terjadi pada waktu pengerjaan pesawat tempur serbaguna generasi keempat Su-27: prototipe mesin Rusia keluar lebih lambat dari F-16 Amerika setelah memperhitungkan kesalahan-kesalahan yang ada pada F16. Berkat hal tersebut, meriam buatan Rusia dapat mengalahkan Amerika jika dilihat dari karakteristik tempur,” kata Vadim Kozyulin, seorang profesor di Akademi Ilmu Militer.

Sebagaimana yang disampaikan sang ahli, PAK FA mampu menembakkan berbagai rudal udara-ke-udara berpresisi tinggi serta mampu menggendong aneka macam bom kendali. (http://ruskarec.ru/)

Advertisements

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan