Nongkrong Sampai Malam, Presiden Austria Minta Maaf Dan Siap Ganti Rugi

Presiden Austria Alexander van der Bellen tertangkap polisi melanggar jam malam saat nongkrong di sebuah cafe di Ibukota Wina pada jam 23.00.

Sang Presiden pun langsung minta maaf karena merasa bersalah melanggar jam malam untuk mencegah virus corona.

Sang Presiden Austria berusia 76 tahun itu mengaku, dia sampai tidak tahu waktu karena mengobrol dengan seorang teman di restoran Italia.

Pihak Restoran sendiri mengaku bahwa layanan mereka sudah tutup pada jam 23.00. Sang Presiden dan temanya mengobrol di teras restoran meskipun pemilik sudah mematikan lampu.

“Kami tutup tepat waktu, sekitar pukul 23.00, begitu sajian terakhir minuman dibawakan,” kata pemilik rumah makan kepada koran Krone.

Si pemilik sendiri tidak menegur pengunjung yang bertahan di meja di teras karena mengira jika sudah tutup maka pelanggan diizinkan untuk tinggal di teras.

Alexander van der Bellen menegaskan, dia siap bertanggung jawab jika pemlik sampai mendapat denda dan sangsi penutupan dari pemerintah kota.

Baca Juga:  Jepang Akan Beri Hibah Terbesar ke Indonesia Sepanjang Sejarah