Norinco VT5 China, Pesaing Tank Harimau Indonesia Di Pasar Ekspor

Tank Harimau, tank kelas medium buatan kolaborasi PT Pindad dan FNSS Turki akan mendapat pesaing berat dari China, yaitu Tank Norinco VT5.

Tank kelas medium sedang banyak diminati negara asal benua Afrika. Gurihnya pasar ini, bikin Norinco (China North Industries Corporation), manufaktur persenjataan dari Cina ikut terjun dengan mengenalkan prototipe yang disebut Light Weight Main Battle Tank, Type 15. Dan jenis tank yang sama untuk pasar ekspor diberi kode VT5 pada Zhuhai AirShow di November 2016 lalu.

Spesifikasi dinatas kertasnya, tank ini benar-benar aple to aple dengan Tank Harimai. Seperri soal bobot yg sama Persisnya di rentang 33 – 36 ton. Senjata utamanya pun setanding, yaitu mengusung meriam kaliber 105 mm.

Tentara China sendiri juga membutuhkan Tank kelas medium ini untuk memenuhi peran operasi di medan dataran tinggi, seperti guna mendukung operasi militer di Tibet. Militer Cina membutuhkan sosok tank ringan dengan kemampuan setara MBT, dan wujudnya adalah Type 15. Pada bulan Juli 2017, tank yang diduga Type 15 sempat ramai diperbincangkan di forum militer, dengan cat kamuflase urban berwarna biru, Type 15 kala itu diisukan sebagai tank baru milik pasukan Marinir Cina.


Dan mengutip sumber dari nationalinterest.org (1/1/2018), Juru Bicara Kementerian Pertahanan Cina, Kolonel Wu Qian pada 27 Desember 2018 menyebutkan bahwa unit Type 15 sudah ada yang diserahkan dan resmi digunakan oleh angkatan darat Cina atau People’s Liberation Army Ground Force (PLAGF). Seiring dengan penggunaan Type 15 untuk militer Cina, maka pemasaran VT5 juga dipercaya akan dilakukan tidak lama lagi, kontribusi Cina dalam ajang pameran militer internasional akan mendukung promosi tank tersebut.

Baca Juga:  Amerika Siap Pasok Rudal MIM-104 Ke Turki Untuk Mencegah Pembelian S-400 Dari Rusia?

Senjata utama Type 15 (VT5) adalah meriam 105 mm dengan pemuatan munisi dilakukan dengan pola automatic loading system. Jarak tembak efekfif meriam ini adalah 3.000 meter. Dalam sekali jalan, tank ini dapat membawa 38 butir munisi 105 mm. Jenis munisi yang dapat dibawa adalah Armour-Piercing Fin-Stabilized Discarding Sabot (APFSDS), High-Explosive Anti-Tank (HEAT), High Explosive (HE), dan seperti halnya meriam Cockerill pada tank Harimau, meriam di VT5 juga dapat melotarkan rudal anti tank dengan hulu ledak HEAT berjarak tembak 5.000 meter.

Di atas kubah terdapat dudukan remote control weapon system yang berisi kombinasi senapan mesin berat 12,7 mm dan pelontar granat otomatis 40 mm.

Untuk tambahan perlindungan, seluruh bagian VT5 dilapisi all-welded steel armour. Bisa juga ditambahkan proteksi advanced composite armour dan atau explosive reactive armour (ERA). Pada Zhuhai AirShow 2016, nampak tank ini dilapisi slat armour (wire cage armour) pada sisi kiri dan kanan kubah, penggunaan slat armour dipercaya dapat menahan terjangan dari granat berpeluncur roket (RPG).


Dapur pacu VT5 disokong mesin diesel dengan tenaga 1000 hp, mesin ditempatkan pada bagian belakang kendaraan. VT5 dapat melaju dengan kecepatan maksimum 70 km per jam di jalan mulus. Sementara 30 – 40 km per jam di jalan off-road. Jarak jelajah tank ini mencapai 450 km. Mirip dengan tank-tank lansiran Rusia, pada bagian belakang tank ini dapat dipasang additional fuel drums.

Baca Juga:  Mil Mi-14 Helikopter Pemburu Kapal Selam Andalan Rusia

Secara umum, Type 15 atau VT5 punya panjang 9,2 meter, lebar 3,3 meter dan tinggi 2,5 meter. Tank dengan tiga awak ini juga sudah dilengkapi fasilitas proteksi dari ancaman nubika. Dari segi kemampuan, VT5 dapat melewati ringatan vertikal dengan ketinggian 0,85 meter berjalan di kemiringan 60 derajat, dan mampu melaju di genangan sedalam 1,1 meter tanpa persiapan.

Dengan kemampuan yang relative mirip tank Harimau, maka bukan tak mungkin VT5 dan Harimau akan bertarung dalam tender pengadaan tank di luar negeri.

sumber : indomiliter.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan