Operasi Senyap Gultor Kopassus Bantu Polri Atasi Teroris

Pasukan anti teroris Satuan-81 (Gultor Kopassus) TNI AD ternyata diminta Polri untuk melakukan upaya penangkapan terduga teroris di kerusuhan yang terjadi di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat beberapa waktu lalu.

Diketahui, anggota Densus 88 memang sudah menangkap beberapa orang terduga teroris di beberapa tempat paska kejadian yang menewaskan lima orang polisi dan satu orang narapidana tewas.

“Sudah (koordinasi dengan instansi lain). Satuan-81 (Gultor Kopassus) sudah ikut masuk. Pak Kapolri sudah sampaikan. Sudah bekerja sama dengan Brimob di lapangan untuk penggerebekan dan penangkapan,” kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu, 16 Mei 2018.


Selain itu, pengamanan dengan menggandeng Kopassus juga sudah dilakukan untuk mengamankan objek-objek vital lainnya. “Kalau itu sudah protap (prosedur tetap),” katanya.


Mengenai maraknya aksi teroris dalam seminggu ini, jenderal bintang dua ini menuturkan, hal tersebut lantaran perintah pimpinan kelompok teroris untuk melakukan amaliah.

Setyo pun menjelaskan, status siaga satu yang diterapkan di internal Polri akan berlaku meskipun saat ini sudah memasuki bulan suci Ramadhan. Namun, ia belum dapat memastikan kapan siaga satu ini akan diturunkan.

“Kami tetap siaga 1 untuk menjamin bahwa saudara-saudara kita umat muslim bisa menjalankan ibadah dengan tenang. Kita lihat nanti (pemberlakuan siaga satu). Tapi yang jelas seminggu sebelum lebaran bahkan mungkin mulai libur, mungkin kita sudah siaga,” tuturnya seperti dilansir viva.co.id

Baca Juga:  Senjata 3S Bikin Satgas Heli TNI Dianggap Saudara di Mali 

1 Komentar

  1. Kalo engga salah Jokowi jauh sebelum kejadian ini pernah mengancam DPR bahw jika RUU Teroris tidak segera dilakukan maka beliau akan menerbitkan Prepres anti teror sebelum Lebaran.. mungkin hal ini di dengar oleh para teroris… akhirnya mereka sepakat bahwa dari pada ditangkepin tapi belum melakukan pembobam, mendingan di dahului sebelum perpress tersebut tersebut.

Tinggalkan Balasan