Organisasi Regu Senapan Amerika di Vietnam (1965-1966)

Organisasi regu senapan Amerika (infanteri, airborne, airmobile) dalam masa-masa awal Perang Vietnam sebelum M-16/M-16A1 beredar secara luas menggantikan peran M-14 & M-14A1. Setiap regu terdiri dari 2 fireteam, Alpha dan Bravo yang masing-masing terdiri dari 5 personel. Setiap fireteam terdiri dari 1 pemimpin tim, 1 penembak otomatis, 1 penembak granat (grenadier), dan 2 penembak senapan.

Sebelum M-16/M-16A1 digunakan secara luas tahun 1967/1968, M-14A1 menjalankan peran penembakan otomatis. M-14A1 sendiri merupakan versi khusus M-14 yang telah dilakukan modifikasi pada popor, laras dan penambahan bipod, namun sayang performa M-14A1 tidak memuaskan untuk menjalankan peran ini. Dalam mode penembakan otomatis, M-14A1 susah untuk dikontrol. Maka dari itu, setelah hadirnya M-16 yang amat baik digunakan dalam mode penembakan otomatis, M-14A1 berangsur-angsur digantikan oleh senapan rancangan Eugene Stoner ini.


Penembak granat (grenadier) biasa menggunakan M-79, standalone grenade launcher dan dibekali dengan pistol semi otomatis M1911 untuk bela diri. Di lapangan terkadang penembak granat berusaha untuk melengkapi diri dengan senjata sekunder lainnya, misal senapan, meski ini berarti menambah beban bawaan si prajurit. Contoh baik penggambaran dari penempatan grenadier didalam regu senapan ada dalam Film Casualties Of War (1989), lewat sosok Pvt Erickson (Michael J Fox). Dalam satu adegan, komandan regu Sersan Maserve (Sean Penn) memberikan tembakan penekan pada posisi Vietcong yang bersembunyi diatas pohon sebelum dihabisi dengan satu tembakan M-79 oleh Erickson.

Baca Juga:  AU India Perpanjang Usia 10 Skuadron pesawat MiG-21 dan MiG-27 Hingga 2024

Salah satu kelemahan dalam format regu senapan ini adalah kurangnya elemen penembak otomatis yang menyediakan firepower memadai di tengah kontak tembak dengan musuh. Awalnya senapan mesin dikategorikan sebagai senjata tingkat Pleton, seperti standar di perang sebelumnya di Perang Dunia II dan Korea, waktu itu untuk tingkatan regu, peran penembakan otomatis dipegang oleh penembak senapan BAR.

Dengan berjalannya perang, karena regu seringkali digunakan basis utama dari rencana penyerangan tingkat Pleton, terkadang penembak senapan mesin M-60 ditempatkan dalam tingkatan regu, menjalankan peran sebagai senjata otomatis tingkat regu selayaknya senapan mesin FN M-249 di era modern.


Sumber: lighting II-chan

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan