Pakistan Luncurkan Produksi Pesawat Tempur JF-17 Thunder Block III

Pakistan telah meluncurkan produksi lokal pesawat tempur JF-17 Block III, varian paling canggih JF-17 yang dikembangkannya bersama dengan China.

“Produksi dalam negeri JF-17 Block-3 secara resmi diluncurkan oleh Air Chief Marshal Mujahid Anwar Khan, Kepala Staf Angkatan Udara Pakistan di Pakistan Aeronautical Complex (PAC) Kamra hari ini,” Angkatan Udara Pakistan mengumumkan pada 30 Desember.

Yang baru dalam JF-17 versi Block III adalah penggunaan radar active electronically scanned array (AESA), helmet-mounted targeting system, targeting pod canggih, datalink dan kemampuan senjata di luar jangkauan visual (BVR). Jet tempur itu juga memiliki kemampuan peperangan berbasis informasi dan senjata yang ditingkatkan.

AU Pakistan telah memilih radar AESA KLJ-7A buatan China untuk pesawat JF-17 Block-III, kata laporan yang belum dikonfirmasi pada awal 2020.

Dikembangkan oleh Nanjing Research Institute of Electronics Technology (NRIET), KLJ-7A diperkenalkan pada tahun 2016 sebagai opsi potensial untuk JF-17. Brosur penjualan yang dirilis oleh NRIET menyebutkan bahwa KLJ-7A menawarkan jangkauan maksimum 170 km terhadap sasaran dengan radar cross-section (RCS) 5m2. NRIET menambahkan bahwa KLJ-7A menggunakan lebih dari 1.000 transmit/receive modules (TRM), dan mampu melacak 15 sasaran dan secara bersamaan meng-engage empat sasaran. Radar tersebut juga memiliki lebih dari 11 mode untuk operasi, termasuk ynthetic aperture radar yang memungkinkannya untuk melihat menembus awan.

Baca Juga:  Buntut Bekunya Perjanjian Bom Plutonium Amerika dan Rusia, Dunia Bisa Kiamat!

Perusahaan Turki Aselsan telah menandatangani kontrak senilai $ 24,9 juta dengan Pakistan pada 2017 untuk mengintegrasikan ASELPOD Electro Optical Targeting System ke jet tempur JF-17. Sementara ini dikatakan pod tersebut akan digunakan di JF-17 Blok II, belum ada konfirmasi apakah pod tersebut akan juga digunakan pada Blok III.

AU Pakistan juga memiliki opsi targeting pod WMD-7 dan OC2 buatan Tiongkok. Tidak diketahui apakah pod ini memiliki fitur yang lebih unggul dari ASELPOD. Sebelumnya, Pakistan gagal mendapatkan targeting pod Damocles dari Prancis.

Sumber : defenseworld.net via TSM

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan