Pangkalan Militer Amerika di Irak Kembali Diserang Roket

Seorang prajurit AS tampak duduk di Pangkalan militer Ayn al-Assad setelah serangan Iran. Foto:Southfront.org

Serangan Roket kembali menyasar kamp militer Irak yang menampung pasukan Ameria Serikat (AS) kali sasaranya adalah Kamp Militer Taji di dekat Ibukota Baghdad. Serangan ini dirilis resmi oleh pernyataan militer pada 14 Januari 2020.

Serangan tersebut tidak menimbulkan korban. Tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu. Ini adalah serangan kedua selama 3 hari terakhir.

Pada 12 Januari, empat personil Irak terluka setelah delapan roket ditembakkan di pangkalan udara Balad, fasilitas lain yang menampung pasukan AS. Pangkalan ini terletak sekitar 80 km utara Baghdad.

Ketegangan di Irak antara kekuatan Pro Iran dan Pro AS telah berkembang pesat sejak pembunuhan militer AS terhadap Jenderal Iran Qassem Soleimani pada tanggal 3 Januari. Abu Mahdi al-Muhandis, komandan kedua dari Brigade Mobil Irak ikut terbunuh dalam serangan yang sama.

Kondisi Irak saat ini terpecah menjadi dua, setelah meletusnya demonstrasi anti Iran sejak awal Oktober 2019 yang menewaskan 900 demonstran lalu disaingi dengan unjuk rasa massa Pro Iran dengan puncaknya pengepungan Kantor Kedutaan AS di Baghdad pada awal Januari 2020. AS merespon dengan membunuh Jenderal Soleimani yang dituding sebagai sponsor massa Pro Iran di Irak.

Baca Juga:  Amerika, China dan Rusia Siap Berperang di Luar Angkasa

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan