Panser Terrex 2 Singapura Tersingkir dari Tender Panser Amerika

Kendaraan lapis baja Terrex generasi ke-2 produksi Singapura yang spesifikasinya cukup mentereng dan digadang-gadang akan dipilih oleh Korps Marinir Amerika Serikat malah tersingkir. Negeri Paman Sam akhirnya memilih Panser Amfibi sejenis buatan Inggris.

Kompetisi tender penyediaan panser Amfibi untuk Marinis AS ini sudah berlangsung sejak 3 tahun. Dua kandidat terkuat adalah Terrex Singapura dan Panser buatan British Aerospace.

Terrec 2 sendiri adalah produk kolaborasi produsen asal China, SAIC yang berpartner dengan Singapore Technologies Kinetics dengan produknya Terrex 2 resmi tersisih. SAIC-STK sebelumnya bersaing ketat dengan BAe dan masing-masing diberi kontrak untuk membuat 16 unit ACV 1.1 pada 2015 dan kemudian ditandingkan.


Setelah 2 tahun periode evaluasi dan kompetisi, akhirnya program ini maju ke babak final dan BAe mendapat kontrak untuk pembuatan 30 unit panser 8×8 tersebut, yang bisa jadi akan bertambah apabila Korps Marinir AS puas dengan hasil dan penggelarannya.


Keputusan kemenangan BAe diambil oleh Asisten Menteri Angkatan Laut bidang Riset, Pengembangan, dan Akusisi, James “Hondo” Geurts yang mengumumkan Milestone C atau pengumuman pemenang kontes.

ACV 1.1 sendiri menandakan perubahan paradigma dimana Korps Marinir AS meninggalkan konsep tank pendarat amfibi seperti LVTP-7 dan kini menggunakan panser.

Sumber: military, UC News Aryo Nugroho

Baca Juga:  Perdana Menteri Inggris Tak Komentar Soal Uji Coba Rudal Yang Gagal

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan