Parade Militer Hari Jadi ke-61 Malaysia

Malaysia merayakan ke-61 tahun kemerdekaannya dari penjajahan Inggris pada Jumat (31 Agustus 2018) kemarin dengan pawai warna-warni di Putrajaya, ibukota administratif yang pernah diperdebatkan oleh Perdana Menteri Mahathir Mohamad pada tahun 1995 selama tugas pertamanya sebagai perdana menteri.

Perayaan kemerdekaan tahun ini sangat penting karena juga menandai kembalinya Tun Dr Mahathir Muhammad di usia 93 tahun ke pucuk pimpinan pemerintah federal baru yang dijalankan oleh koalisi Pakatan Harapan.

Terakhir kali parade Hari Nasional berlangsung di Putrajaya adalah pada tahun 2005.

Diperkirakan 300.000 orang memadati Dataran Putrajaya sedini 5 pagi untuk meramaikan suasana, membawa serta Jalur Gemilang mereka, bendera negara itu.

Tema Hari Nasional tahun ini, “Sayangi Malaysiaku” (Love My Malaysia), terdiri dari empat elemen yaitu patriotisme, ketertiban umum, keamanan nasional dan persatuan rakyat.

Perayaan dimulai dengan kedatangan Raja, Sultan Muhammad V di Dataran Putrajaya, disertai oleh penjaga kehormatan yang dibentuk dari lima helikopter militer yang terbang di atas. Ini diikuti dengan nyanyian lagu kebangsaan, Negaraku, dan pembacaan janji Rukun Negara (janji-janji nasional).

Hadir dalam parade itu adalah Dr Mahathir, Wakil Perdana Menteri Wan Azizah Wan Ismail, menteri Kabinet dan perwakilan asing.

Lebih dari 12.000 orang ikut serta dalam acara yang meriah ini yang menampilkan akrobat udara oleh Angkatan Udara Malaysia, sebuah band berisi 524 musisi berseragam dan pertunjukan komunitas oleh sebuah kelompok seni kawakan 600-kuat.

Baca Juga:  Amerika Tuduh Rusia Kembangkan Senjata Laser Untuk Menyerang Satelit Musuh


Parade dan perayaan juga berlangsung di negara-negara lain di negara tersebut, dipimpin oleh para penguasa dan pemimpin negara-negara bagian.

SELAMAT HARI KEMERDEKAAN MALAYSIA KE-61 DARI RAKYAT INDONESIA.

Sumber: TSM / straitstimes.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan