Parlemen Inggris Tuding TNI Pakai Bom Fosfor

Parlemen Inggris meluncurkan petisi yang menyerukan penyelidikan soal laporan penggunaan senjata kimia di Papua Barat. Pemerintah dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sejak awal menegaskan bahwa laporan itu palsu atau hoaks dan merupakan propaganda kelompok separatis.

Anggota Parlemen Inggris dari Partai Buruh, Alex Sobel, sejak bulan lalu mengajukan mosi menuntut pemerintah Inggris dan Organisasi untuk Larangan Senjata Kimia melakukan investigasi di Papua Barat.

Kini, 22 anggota parlemen lainnya telah menambahkan nama mereka ke dalam petisi tersebut. Menurut mereka ada bukti dokumenter yang cukup soal tuduhan penggunaan senjata kimia oleh militer Indonesia di Papua Barat.

“Ada kesaksian dari saksi dan pelaporan jurnalistik yang menunjukkan militer Indonesia telah menggunakan bahan kimia penyebab luka bakar, termasuk fosfor putih,” bunyi mosi yang diajukan Sobel, seperti dikutip RNZ, Kamis (7/3/2019).


Mosi itu juga mencatat peningkatan aktivitas militer dan polisi Indonesia di Kabupaten Nduga, di mana pasukan keamanan Indonesia mengejar anggota Tentara Pembebasan Papua Barat.


Tuduhan penggunaan senjata kimia itu awalnya dilaporkan media Australia, Saturday Paper, Desember 2018 lalu dengan judul “Chemical Weapons Dropped on Papua”. Pihak TNI sudah membantah laporan tersebut.

Sumber: Sindonews

Baca Juga:  Google Bantu Militer, Puluhan Karyawan Mengundurkan Diri

6 Komentar

  1. Waspada waspada asu inggris dan sekutunya mereka akan datang ke NKRI dengan dalih pelanggaran HAM harap di antisipasi….kalau perlu teror saja mana mana NEGARA yang ingin memecah belah NKRI dengan bom biar mereka tahu kedamaian itu mahal harga nya

    • Follow the money teman, siapa sih yg mbisikin shg dulu kita diembargo AS, siapa sih yg dulu mbisikin spy referendum di tim-tim, nasib kita bertetangga dg habitat ular Taipan, ular paling mematikan di dunia !!!

Tinggalkan Balasan