Pashmerga Kurdi Ancam Aksi Balasan Pada Pemerintah Irak

Iringan kendaran Humvee buatan Amerika Serikat milik Pashmerga Kurdi. Foto: reuters

Pasukan keamanan Kurdi Irak, Peshmerga, menyatakan pemerintah pusat Baghdad akan membayar mahal atas serbuan ke kota Kirkuk yang diduduki Kurdi. Baghdad telah berhasil merebut kembali kota kaya minyak Kirkuk dari tangan pasukan Pashmerga Kurdi.

Lewat sebuah pernyataan, Peshmerga menuduh sebuah faksi dari salah satu partai politik utama Kurdi Irak telah berkhianat membantu Baghdad memuluskan ofensif itu. Ancaman ini bisa menimbulkan eksekusi massal pada simpatisan partai Kurdi yang pro Baghdad dan menolak kemerdekaan Kurdista.

Baghdad sendiri menganggap referendum kemerdekaan Kurdi akhir bulan lalu sebagai ilegal, mereka tetap meminta kesetiaan suku Kurdi pada Baghdad atau siap menghadapi invasi militer lebih besar. Dengan direbutnya Kirkuk, saat ini Baghdad tinggal selangkah lagi menuju Irbil, Ibukota Provinsi Otonomi Kurdi.


Upaya kemerdaan Kurdistan dari Irak ini juga ditentang habis-habisan oleh Iran dan Turki. AS sendiri sudah meminta Kurdi untuk membatalkan referendum kemerdekaan karena bisa mengantarkan perang dan memecah belah Irak.


Pemerintah Abadi sendiri mendapatkan tekanan hebat dari milisi-milisi Syiah dukungan Iran untuk mengambil langkah militer terhadap Kurdi, demikian seperti yang dilansir Reuters.

Baca Juga:  Dipimpin Arab Saudi, Aliansi Militer Islam Umumkan Perang Total terhadap Teroris

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan