PBB Beri Penghargaan Praka Julius Nggaba Ndapakamang yang Gugur dalam Misi PBB

Dian Triansyah Djani, Wakil Tetap/Duta Besar RI untuk PBB di New York, AS, mewakili Indonesia menerima penghargaan medali Dag Hammarskjöld atas nama Prajurit Kepala (Praka) Julius Nggaba Ndapakamang.

Medali tersebut sebagai bentuk penghormatan tertinggi PBB atas gugurnya personil militer Indonesia atas nama Praka Julius yang gugur dalam bertugas mengemban Misi Pemeliharaan Perdamaian (MPP) PBB atau UNAMID di Sudan,

Medali diserahkan oleh Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Gutteres, kepada Dian di New York.

Penghargaan Dag Hammarskjöld Medal tahun ini diberikan kepada 33 perwakilan negara anggota PBB yang mewakili 93 keluarga dari personil militer atau polisi maupun sipil yang telah gugur selama bertugas di MPP PBB pada 2016.

Dian menyatakan, meskipun bangga atas peran serta pasukan Indonesia dalam sumbangannya menjaga perdamaian dunia, namun merupakan hal yang sedih jika menerima kabar adanya anggota pasukan Indonesia gugur dalam melaksanakan misi tersebut.

Dari tahun 1957 hingga 2017, Indonesia telah kehilangan 35 personil pasukan pemeliharaan PBB dalam menjalankan tugas mulia menjaga perdamaian dunia.

Medali diberikan pada kegiatan peringatan Hari Pasukan Pemeliharaan Perdamaian PBB 2017, guna menghormati jasa-jasa dan pengorbanan pasukan pemeliharaan perdamaian PBB dan dukungan negara penyumbang pasukan terhadap misi PBB.

Medali Dag Hammarskjöld merupakan penghargaan anumerta yang diberikan oleh PBB kepada personil militer, polisi, atau warga sipil yang gugur saat bertugas dalam MPP PBB.

Baca Juga:  TNI AU Akan Segera Bentuk Tiga Lanud di Papua Barat

Nama Medali Dag Hammarskjöld diambil dari nama Sekjen Kedua PBB yang gugur dalam kecelakaan pesawat di Zambia pada September 1961.

Sejalan dengan amanah konstitusi, Indonesia telah terlibat dalam misi pemeliharaan PBB sejak 1957.

Saat ini, Indonesia berada pada ranking ke-11 negara kontributor personil militer dan polisi pada misi UNIFIL (Lebanon), UNAMID (Darfur, Sudan), MINUSCA (Republik Afrika Tengah), MINUSMA (Mali), MONUSCO (RD Kongo), MINUSTAH (Haiti), MINURSO (Sahara Barat), UNMISS (Sudan Selatan) dan UNISFA (Abyei, Sudan).

Dari 2.742 personil TNI dan POLRI yang terlibat, 48 di antaranya merupakan personil wanita dari TNI maupun POLRI.

Sumber : kompas.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan