Pejabat Korea Selatan Terbang Ke Jakarta Menagih Tunggakan Biaya Urunan Pesawat KF-X

Pejabat Korea Selatan pada hari Selasa (22/09/2020) terbang ke Jakarta untuk mengklaim biaya pengembangan yang harus dibayar Indonesia kepada Korea untuk pengembangan bersama jet tempur KF-X generasi berikutnya, seperti dilansir oleh media koreaherald.com

Menurut sumber industri, gugus tugas Korea yang terdiri dari 10 pejabat dari Industri Dirgantara Korea dan Administrasi Program Akuisisi Pertahanan akan bernegosiasi ulang dengan pejabat Indonesia dari Rabu hingga Kamis tentang bagaimana negara Asia Tenggara akan mengirimkan porsi biaya pengembangan untuk proyek KF-X.

Proyek bersama KF-X membutuhkan biaya 8,7 triliun won ($ 7,4 miliar) untuk pengembangan. Indonesia menanggung 20 persen biaya, yaitu sekitar 1,7 triliun won. Namun, Indonesia telah menunggak pembayarannya baru-baru ini, dengan total tunggakan mencapai 500,3 miliar won per April.

Indonesia, sementara menahan pembayaran, dilaporkan masih mencari transfer teknologi dari KAI, pengembang pesawat tempur KF-X.

“Pejabat Indonesia telah meminta DAPA untuk merahasiakan negosiasi ulang,” kata seorang pejabat DAPA. “Hanya satuan tugas Korea di lapangan yang akan tahu teknologi mana yang diminta Indonesia untuk ditransfer.”

Baca Juga:  Perwira TNI AD Kapten Inf Teddy Indra Wijaya Lulus Ranger School di AS

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan