Pelihara Kemampuan Personel Lanud Supadio Gelar Latihan Crash Team

12118677_904544062958613_1822637880038154738_n

Keselamatan Terbang dan Kerja untuk mencapai zero accident merupakan tujuan setiap satuan di jajaranTNI Angkatan Udara. Tidak terkecuali di Lanud Supadio yang notabene mempunyai alutsista yang ada di Skadron Udara 1 dan Skadron Udara 51.

Namun demikian apabila terjadi suatu incident/accident, sebagai seorang prajurit yang profesional harus dapat berbuat dengan cepat dan tepat sesuai fungsi dan tanggung jawabnya masing-masing. Untuk menjadi prajurit yang terampil dan cekatan dalam menghadapi incident/accident tentunya harus selalu berlatih serta mengasah kemampuan yang dimiliki. Sehingga apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan personel tersebut sudah mengetahui tugas dan tanggung jawabnya sesuai prosedur.

Berangkat dari pemahaman seperti itulah maka Lanud Supadio secara rutin selalu mengasah dan meningkatkan ketrampilan personelnya dalam menghadapi incident/accident pesawat. Untuk mencapai hasil yang maksimal maka Lanud Supadio mengadakan Latihan Crash Team dan Search And Rescue (SAR) bertempat di Skadron Udara 1, Selasa (3/11).

Disela-sela latihan Latihan Danlanud Supadio Marsma TNI Tatang Harlyansyah,S.E. mengungkapkan, Crash Team dan Search And Rescue (SAR) sangat bergunabagi para personel yang terlibat langsung apabila terjadi incident/accident pesawat. Hal tersebut berguna untuk mengurangi kerugian personel maupun materiil akibat incident maupun accident tersebut.


Disisi lain, latihan ini juga bertujuan untuk mencapai koordinasi secara terpadu bagi setiap unsur yang terlibat maupun terkait langsung dalam menanggulangi incident ataupun accident pesawat baik yang terjadi di Lanud Supadio maupun disekitarnya.

Baca Juga:  Indonesia Jajaki Pembelian Kapal Selam Terbaik Dari Swedia

Program Keselamatan Terbang dan Kerja atau zero accident yang telah dicanangkan oleh Kepala Staf Angkatan Udara sudah merupakan kewajiban yang harus kita taati dan laksanakan. Keselamatan Terbang dan Kerja (Lambangja) bukan hanya dapat merugikan institusi namun juga dapat merugikan diri kita sendiri, maupun keluarga yang ditinggalkan, Lanjut Danlanud.


Pada latihan crash team dan search and rescue (SAR) ini melibatkan beberapa unsur-unsur yang terkait antara lain : unsur Pemadam Kebakaran (PK), unsur Pomau, unsur SAR dari Batalyon 465 Paskhas dan Denhanud 473, unsur kesehatan dari Rumkit Lanud Supadio, Skadron Udara 1, unsur pengamanan dan intelijen serta unsur-unsur pendukung lainnya.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan