Pemberontak Houthi Yaman Punya Rudal Anti Pesawat Buatan Soviet

Pada 30 Desember, rudal antipesawat 3M9 buatan Soviet yang ditembakkan oleh Pasukan Pemberontak Houthi (Ansar Allah) sokongan Iran, ditemukan di distrik al-Wadi dekat kota Ma’rib, Yaman tengah.

Sumber media pro-Saudi secara salah mengklaim bahwa rudal itu diluncurkan di kota Ma’rib. Namun, rudal itu kemungkinan diluncurkan oleh pasukan pertahanan udara Houthi untuk mengejar jet tempur koalisi pimpinan Saudi.

 

الصور .. ار ايا اروخ لقته #ميليشيات_الحوثي اتجاه #مأرب ادي الوادي#الحدث_اليمني pic.twitter.com/Nm5J1s8b2M

— الحدث اليمني (@Alhadath_Ymn) 30 Desember 2021

Rudal 3M9 adalah persenjataan utama sistem pertahanan udara jarak menengah SA-6. Houthi mengoperasikan varian yang ditingkatkan secara lokal dari sistem yang dijuluki “Fatir-1”.

Sistem SA-6 memiliki jangkauan 25 kilometer dan ketinggian keterlibatan hingga 8 km dengan persenjataan standarnya, rudal 9M336, dipandu oleh radar homing semi-aktif. Namun, Fatir-1 milik Houthi seharusnya jangkauan hanya 22 km saja.

Pada 10 Desember, Houthi menargetkan jet tempur F-15 Angkatan Udara Kerajaan Saudi yang terbang di atas Ma’rib dengan rudal Fatir-1.

Houthi meningkatkan kemampuan pertahanan udara mereka dalam beberapa tahun terakhir. Selama tahun 2021, kelompok itu menembak jatuh lebih dari selusin pesawat tak berawak di Yaman, kebanyakan dari mereka milik koalisi yang dipimpin Saudi.

Baca Juga:  Sebelum Membantai Jamaah Masjid, ISIS Peringatkan Warga Agar Tidak Peringati Maulid Nabi

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan