Penuhi Target NATO, Prancis Naikkan Belanja Pertahanan 35% dalam 6 Tahun

Prancis akan menaikkan belanja pertahanan hingga lebih dari sepertiga antara 2017 dan 2025 dalam memenuhi target NATO belanja 2% dari produk domestik bruto (PDB) untuk sektor itu.

Saat menyajikan rencana belanja militer beberapa tahun, kemarin, Kementerian Angkatan Bersenjata Prancis menjelaskan, anggaran itu akan naik 1,8% menjadi 34,2 miliar euro tahun ini sesuai dengan komitmen yang telah ditetapkan Presiden Emmanuel Macron.

Peningkatan tahunan ini diproyeksikan untuk berada di kisaran 1,7% antara 2019 dan 2022, sebelum naik menjadi 3,0% pada 2023 saat mandat kepresidenan Macron berakhir. Kemudian anggaran pertahanan akan sebesar 44 miliar euro, 35,8% lebih tinggi dibandingkan dengan level tahun lalu. Rencana belanja pertahanan ini disusun untuk investasi lebih besar pada peralatan dan pelatihan untuk perang domestik dan ancaman internasional dari terorisme serta menjaga kekuatan darat, laut, dan udara.


“Saya ingin Prancis kuat, melaksanakan takdirnya, melindungi rakyat dan kepentingannya,” kata Macron pada bulan lalu saat pidato tahun baru terkait militer dikutip Reuters.


Dia menambahkan, “untuk itu, kita kemampuan pertahanan penuh, pasukan kuat, modern yang responsif dan sesuai masa depan.”Janji menaikkan anggaran itu muncul enam bulan setelah panglima militer Prancis Pierre de Villiers mundur setelah konflik dengan Macron terkait pemangkasan anggaran.

Perselisihan itu merupakan bagian dari tes tekad antara Macron dan Pierre de Villiers. Macron menyatakan saat itu, pemangkasan anggaran pertahanan sebesar 850 juta euro itu untuk membuat defisit publik di bawah target Uni Eropa sebesar 3% dari PDB.

Baca Juga:  Boeing Pamerkan Pesawat Tanker Ikan Pari MQ-25

Tujuan itu sekarang tampaknya telah tercapai. Adapun komitmen Macron untuk memenuhi target 2% PDB itu akan disambut di markas NATO dan Washington. Belum diketahui apakah negara-negara lain di Eropa akan mengambil langkah serupa menaikkan belanja pertahanannya. (TSM/Sindonews)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan