Peringkat Militer Indonesia Nomer 15 Di Dunia

Situs survey kekuatan militer dunia, Global Firepower Index (GFI) merilis peringkat kekuatan militer negara-negara di dunia untuk versi tahun 2016. Setiap tahun GFI memperbarui rangking militernya berdasarkan anggaran dan jumlah alutsista baru yang dibeli.

GFI mengukur peringkat militer dengan mempertimbangkan lebih dari 50 faktor, termasuk anggaran militer, kekuatan personel, dan jumlah alutsista yang dimiliki suatu negara.

Dilansir Business Insider, Sabtu (18/3/2017), untuk tahun 2016, Amerika Serikat (AS) masih menempati peringkat pertama negara dengan kekuatan militer terbesar dari 106 negara yang diukur GFI. Negeri Paman Sam memiliki 2.500.000 personel militer aktif dengan dukungan 8.848 tank, 13.444 pesawat, 19 kapal induk dan 75 kapal selam. AS juga memiliki anggaran militer terbesar di dunia dengan dana USD581 miliar atau sekira Rp7.754 triliun.

Meski Rusia memiliki jumlah personel militer dan tank yang jauh lebih besar dari AS, Negeri Beruang Merah tertinggal dari jumlah alutsista dan anggaran militer. Karena itulah Rusia duduk di peringkat kedua dengan 4.017.110 personel aktif, 15.398 tank, 3.547 pesawat, 1 kapal induk, dan 60 kapal selam. Moskow juga dilaporkan menggelontorkan anggaran sebesar USD46,6 miliar atau sekira Rp621 triliun untuk memperkuat militernya.

China menyusul di belakang Rusia dengan 4.635.000 personel militer aktif, 9.150 tank, 2,942 pesawat, 1 kapal induk dan 68 kapal selam. Dukungan anggaran militer yang mencapai USD155,6 miliar atau sekira Rp 2076 triliun membuat China berpotensi menambah kekuatannya di masa mendatang.

Baca Juga:  Panglima TNI Wisuda 716 Prajurit dan Bhayangkara Taruna TNI - Polri 2017

Peringkat keempat dan kelima diisi oleh India dan Prancis yang memiliki kekuatan militer yang cukup jauh berbeda.

Sumber: Global Firepower Index/Business Insider
Sedangkan Indonesia berada di peringkat 14 dengan 876.000 personel aktif, 468 tank, 420 pesawat, dan lima unit kapal selam. Berdasarkan indeks GFI, anggaran militer Indonesia berada di angka USD6,9 miliar atau sekira Rp 92 triliun.


Peringkat ini terbilang tinggi karena Indonesia adalah satu-satunya negara Asia Tenggara yang masuk dalam 15 besar peringkat GFI. Negara Asia Tenggara lain yaitu, Vietnam, Thailand masing-masing menempati 17 dan 20.

Advertisements

1 Komentar

Tinggalkan Balasan