Perjuangan Personel Satgas Yonif 310 Mendidik Putra Papua

Perjuangan personel Satuan Tugas Penjaga Perbatasan di Papua dalam mendidik generasi penerus bangsa ini sangat mengharukan. Adalah Lettu Inf Siboro yang menceritakan pengalamanya sebagai berikut ini.

 MENJAGA MUTIARA HITAM AGAR TETAP BERSINAR DEMI MASA DEPAN BANGSA INDONESIA

Pagi itu Kamis 25 Juli 2017 kami personel satgas yonif 310/KK pos Km 30 tengah bersiap-siap untuk melaksanakan mengajar di SDN Camp 19 yang jaraknya 11 Km dari pos, cuaca pagi itu seperti biasa kurang bersahabat, gerimis hujan yang turun membasahi jalan tanah merah yang diperkeras mengakibatkan kondisi jalan menjadi lebih licin, ditambah angin yang berhembus cukup kencang seolah menahan kami untuk menemui mereka yang sedang menunggu guna menyiapkan masa depannya, selama perjalanan… kami harus berjuang melawan jalanan yang licin dan diperlukan kehati-hatian yang ekstra.

Tapi semua kendala di atas seolah tertutupi oleh kebulatan tekad kami untuk menjaga asa mereka tetap ada.


Setelah 11 Km kami bertarung melalui hambatan dijalan akhirnya kami sampai di sekolah yang kami tuju yaitu SDN Camp 19 Asike Distrik Jair Kab Boven Digoel. Ketegangan yang kami rasakan selama perjalanan seolah hilang ditelan bumi seketika kami melihat senyuman dan teriakan mereka “abang…abang”
Tidak perlu hal yang tidak masuk akal agar mereka tetap tersenyum, cukup berbekal permen dan permainan2 serta tentunya keikhlasan yang paling utama itu sudah cukup membuat mereka ceria dan dibalik keceriaan itu tentunya tersimpan sejuta asa untuk masa depan mereka….

Baca Juga:  Perintah Jokowi Untuk Peluncuran Rudal C705 Gagal, Wartawan Kecewa

Kami Satgas Yonif 310/KK akan selalu berbuat terbaik, berani tulus dan ikhlas serta tetap semangat demi menjaga mutiara2 hitam agar tetap bersinar.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan