Pesawat C-27J Spartan Mengudara Dengan Teknologi Baru

Perusahaan dirgantara asal Italia, Leonardo, menyatakan bahwa pesawat aangkut militer C-27J telah melakukan penerbangan perdana. Versi upgrade dari seri C-27 ini telah dilengkapi beragam teknologi terbaru meliputi perangkat avionik modern, sistem kontrol panel kokpit anyar, lampu pesawat LED, dan sistem pembaruan lainnya.

Pesawat ini pernah dilirik oleh TNI AU salah satu kandidat pesawat angkut sedang bagi Skadron Udara 2. Namun, pemerintah melalui Kementrian Pertahanan lebih memili CN-295 yang kini memperkuat Skadron Kalong di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta.

C-27J dilaporkan terbang pertama dari pabrik Divisi Pesawat Leonardo di Turin, Italia pada Senin, 3 Desember 2018.

Direktur Pelaksana Divisi Pesawat Leonardo, Lucio Valerio, seperti dikutip dalam siaran pers Leonardo menyatakan, dengan pesawat C27J terbaru para pengguna dapat menikmati layanan avionika modern, performa pesawat, hingga biaya operasional pesawat yang lebih baik.

Konfigurasi Spartan terbaru dirancang cocok dengan layanan pengaturan lalu lintas udara modern seperti SESAR dan NextGen. Demikian juga pesawat memiliki kapabilitas TCAS (Traffic Collision Avoidance System) 7.1.

C27J keluaran terbaru telah menjalani sejumlah peningkatan kemampuan (upgrade), seperti Flight Management System (FMS) dengan Required Navigation Performances (RNP) dan Localizer Performance with Vertical Guidance (LPV).

Dikatakan Valerio, dengan sejumlah pembaruan tersebut C-27J telah mengacu dan memenuhi persyaratan yang dikeluarkan oleh regulasi sipil maupun permintaan yang disampaikan operator militer.

Baca Juga:  Militer Rusia Uji Coba Lebih dari 200 Teknologi Senjata Baru di Suriah

Ditambahkan, C-27J juga dilengkapi perangkat Identification Friend or Foe (IFF) Mode 5 yang telah diperbarui sesuai standar terkini.

Beragam perangkat baru yang digunakan ini merupakan buatan Divisi Airborne and Space Systems Leonardo.

Sejak mengudara pertama kali pada 24 September 1999 dan selanjutnya diperkenalkan kepada publik tahun 2006, C-27J Spartan telah mengantongi 85 pesanan dari 14 negara.


Sejumlah negara yang mengoperasikan C-27J di antaranya adalah Italia, Yunani, Bulgaria, Lithuania, Rumania, Slowakia, Amerika Serikat, Meksiko, Australia, Peru, Kenya, Maroko, dan Chad.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan