Pesawat JF-17 Pakistan China Akan Dilengkapi Radar AESA

Pengembangan dan produksi JF-17 Block 3 sedang berlangsung, kata Yang Wei, seorang legislator dan perancang utama jet tempur Tiongkok-Pakistan, yang menurutnya bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sistem informasi tempur dan senjata jet tersebut.

“Semua pekerjaan yang terkait sedang dilakukan,” kata Yang pada konferensi pers hari Kamis (07/03) yang menampilkan para legislator dan penasihat politik bidang penerbangan Tiongkok, China Aviation News melaporkan Jumat (08/03).

Block 3 akan mengupgrade kemampuan sistem informasi tempur dan senjata JF-17, kata Yang.


Wei Dongxu, seorang analis militer yang berbasis di Beijing, mengatakan kepada Global Times pada hari Senin (11/03) bahwa JF-17 Block 3 diperkirakan dilengkapi dengan radar active electronically scanned array (AESA) aktif, yang dapat mengumpulkan lebih banyak informasi dalam pertempuran, memungkinkan jet tempur untuk bertempur dari jarak yang lebih jauh dan menyerang beberapa target sekaligus. Helmet-mounted display and sight system juga dapat memungkinkan pilot membidik apa pun yang dilihatnya.

Pakistan, pengguna utama JF-17, dapat lebih banyak berbagi informasi antara pesawat tempur dan platform lainnya, dengan memanfaatkan seluruh sistem tempur untuk secara efektif bertahan melawan lawan yang kuat seperti India, kata Wei.

Dengan peningkatan yang baru, Wei mengharapkan JF-17 Block 3 akan bersaing denga jet tempur F-16 versi yang ditingkatkan.


Yang mengatakan bahwa pengembangan dan produksi batch JF-17 Block 3 akan berjalan secara bersamaan, berkat pengalaman yang luas sebelumnya.

Baca Juga:  Indonesia Tawarkan Pelatihan Standarisasi Pasukan PBB

Wei mengatakan ini mungkin berarti sementara upgrade seperti radar AESA baru masih dalam pengembangan, airframe pesawat, yang kurang lebih tetap sama, dapat diproduksi tanpa menunggu.

Setelah pengembangan baru selesai, mereka dapat dipasang di badan pesawat dengan sangat cepat, sehingga memastikan waktu pengiriman yang cepat, kata Wei.

JF-17, atau FC-1, adalah jet tempur multi-role bermesin tunggal yang dikembangkan bersama oleh Tiongkok dan Pakistan untuk diekspor, menurut situs web Aviation Industry Corporation of China.

Ketika ditanya tentang negara mana yang berminat dengan JF-17 Block 3, Yang mengatakan “Banyak negara telah datang untuk membeli. Anda menandatangani [kontrak untuk JF-17], Anda mendapat manfaatnya.”

JF-17 sering digambarkan oleh pabrikan dan pengamat militer sebagai pesawat tempur yang cangih tetapi juga hemat biaya. Saat ini bersaing dengan Tejas India dan FA-50 Korea Selatan dalam rencana pembelian jet tempur baru Malaysia, dengan JF-17 menjadi pilihan paling kompetitif, kata Wei.

Myanmar dan Nigeria dilaporkan telah membeli pesawat tempur Tiongkok-Pakistan tersebut.

Sumber : defense-aerospace.com, TsM Angga Saja

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan