Pesawat Latih JL-9 China Akan Dimodifikasi Untuk Kapal Induk

Pesawat latih tempur China JL-9 akan dimodifikasi untuk melatih pilot kapal induk kedua China, Shandong.

Dengan selesainya Kapal Induk kedua, Shandong, China membutuhkan banyak pilot dan pesawat terbang untuk latihan di atas geladak kapal induk.

Guizhou JL-9, yang juga dikenal sebagai FTC-2000 Mountain Eagle (Shanying), adalah pelatih latih-tempur supersonik dua kursi yang dikembangkan oleh Guizhou Aviation Industry Import/Export Company (GAIEC) untuk Angkatan Udara Tentara Pembebasan Rakyat dan Penerbangan Angkatan laut Tentara Pembebasan Rakyat.

JL-9 dilengkapi dengan kokpit digital dengan kanopi kaca berbentuk oval, yang terbuka ke sisi kanan. Kokpit mencakup tiga layar multifungsi XPS-2, head-up display, radar warning receiver, electronic countermeasure, dan electronic flight instrumentation system. Fitur lain termasuk databus MILSTD 1553B, sistem inertial navigation, global positioning system, dan komputer data udara.

JL-9 dipersenjatai dengan satu meriam laras tunggal Type 23-1 23mm. Pesawat juga memiliki lima hardpoint, empat di bawah sayap dan satu di bawah bagian tengah badan. JL-9 dapat membawa hingga 2.000 kg muatan termasuk rudal udara-ke-udara jarak pendek dan jarak menengah, rudal udara ke darat, bom tak berpemandu dan pod roket.
Sumber : airrecognition.com / TSM Angga Saja

Baca Juga:  Penjualan Helikopter Turki ke Pakistan Terancam Dijegal Amerika

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan