Pesawat Tempur J-11B China Patroli Dengan Rudal Aktif

Shenyang J-11B adalah jiplakan China terhadap pesawat Sukhoi Su-27 yang kelasnya air superiority. Sebagai pesawat air superiority, maka rudal yang digendongnya lebih banyak rudal udara ke udara.

Masalahnya, sebuah foto menunjukan sejumlah jet tempur J-11B Angkatan Udar China tengah melakukan patroli udara dengan membawa rudal udara ke udara. Padahal mereka tidak sedang posisi siaga perang, seharusnya cukup mengendalkan meriam kanon saja.

PLA (TNI-nya China) mengatakan J-11B dikerahkan dari resimen di utara negara itu untuk melakukan patroli ke selatan guna menguji kemampuan unit untuk beradaptasi dengan lingkungan yang berbeda. Setelah tiba di lokasi mereka ditugaskan, jet-jet tempur ini ditugaskan untuk melakukan patroli udara dengan rudal udara ke udara sebenarnya.

Meskipun jiplakan dari Su-27, China  melakukan modernisasi pada kaca kokpit, on-board oxygenator untuk membantu menjaga tingkat kesadaran pilot saat terbang tinggi dan manuver tajam. Ditambah juga sistem peringatan rudal optik yang semua baru.

Radar N001E Rusia yang tua digantikan dengan pulse Doppler Type 1493 China, yang kabarnya bisa mendeteksi jet tempur pada kisaran lebih dari 90 mil dan kapal perang permukaan pada lebih dari 200 mil. Badan pesawat itu sendiri dibuat dengan bahan komposit ringan.

j-11b-3

J-11B juga disesuaikan dengan rudal dan amunisi China  yakni rudal inframerah jarak pendek PL-8 (tiruan dari Python Israel 3) dan rudal jarak jauh dipandu radar PL-12  dengan jarak hingga 100 kilometer.

Baca Juga:  Punya Rudal S-400, Turki Gak Perlu Lagi Ngemis Buat Pertahanan Udara ke NATO

China dilaporkan total memiliki 250 unit J-11B dan telah melakukan upgrade ke versi yang lebih canggih 4G dalam wujud J-15 dan J-16 untuk menyaingi kekuatan Amerika Serikat di Pasifik.

 

 

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan