Pesawat Tilt-rotor V-22 Osprey Amerika Celaka di Suriah

MV-22 Osprey milik marinir AS tampak terbang di Hokkaido, Jepang pada August 18, 2017 (U.S. Marine Corps photo/Lance Cpl. Andy Martinez)

Sebuah pesawat ttilt-rotor V-22 Osprey milik Amerika Serikat (AS) dilaporkan mengalami kecelakaan di Suriah pada hari Jumat (29/09/2017). Insiden ini menyebabkan dua tentara AS terluka.

Pangkalan militer AS di Bagdad Irak merilis pernyataan resmi bahwa insiden tersebut hanyalah hard landing (pendaratan keras) di sebuah lokasi yang dirahasiakan di kawasan Timur Tengah. Kedua personel yang terluka sudah dievakuasi dan dirawat di fasilitas medis dengan luka yang tidak berbabahaya.

Menurut Pejabat Pentagon, pesawat yang jatuh adalah Osprey, namun tidak mengkonfirmasi apakah yang jatuh adalah MV-22 Osprey Marinir atau CV-22 milik Angkatan Udara -. Pejabat tersebut juga mengatakan kecelakaan itu terjadi di Suriah, namun tidak memberitahukan lokasi jatuhnya.


Meskipun insiden tersebut digambarkan sebagai “pendaratan keras,” media Fox News yang mengutip dari pejabat pertahanan, menyatakan OV-22 hancur akibat benturan dan mereka menyatakan takjub tidak ada tentara lain yang terluka atau tiadanya korban jiwa.

OV-22 adalah pesawat yang mampu terbang lepas landas seperti helikopter dengan baling-baling yang mampu berputar 40 derajat sesuai keperluan terbang. Pesawat ini banyak digunakan sebagai pesawat angkut militer dan penyokong tugas militer. Osprey diproduksi di bawah perusahaan patungan antara unit Bell Helicopter Textron Inc. dan raksasa kedirgantaraan Boeing Co.

Meski telah cabut dari Irak, namun AS memiliki kurang lebih 500 tentara, sebagian besar Pasukan Khusus di Suriah dan lebih dari 5.000 personel di Irak dalam tugas melatih, membantu dan memberi nasihat untuk berperang melawan ISIS.

Baca Juga:  Helikopter Angkut Mi-26T2V Rusia Sukses Uji Terbang Perdana

 

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan