Pilot China Mulai Berlatih Terbangkan Sukhoi Su-35

Jaringan Sina memperlihatkan serangkaian foto yang menunjukkan pilot Cina mulai berlatih menerbangkan pesawat tempur multirole Su-35 di Rusia.

Empat pilot Cina saat ini sedang berlatih di pusat pelatihan penerbangan di Zhukovsky, Rusia. Pilot China menggunakan Su-35 yang bernomor seri 01 merah (RF-90 719) dan 02 merah (RF- 90 720) seperti ditunjukkan pada foto.

Diharapkan akhir tahun 2016 Rusia akan menyerahkan bacth pertama yang terdiri 4 unit Su-35 dari 24 yang dipesan China. Nilai kontrak ke-24 jet tempur Su-35 (termasuk cadang dan peralatannya) mencapai US$ 2 miliar, perkiraan biaya per unit pesawat US$ 83 juta. Angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan informasi sebelumnya yang hanya sekitar US$ 40-60 juta.


Rusia awalnya setuju dengan permintaan China untuk membangun Su-35 dengan sistem tampilan data dengan huruf dan bahasa China. Namun bentuk huruf hieroglif Cina pada tampilan layar LCD sulit untuk terbaca karena terlalu kecil dan redup. Untuk memperbaikinya harus menggunakan layar yang lebih besar, tetapi hal tersebut bisa membutuhkan dana yang besar dan waktu yang lama.


Mengenai mesin, radar, dan persenjataan, sumber Rusia belum merilis rincian secara lengkap. Namun, kemungkinan Su-35 akan tetap menggunakan teknologi mesin AL-41f dengan pengendali daya dorong vektoring multidimensi – teknologi yang juga digunakan pesawat tempur generasi ke-5 Rusia. 

Mesin AL-41f memberikan tenaga kuat dengan kemampuan terbang supersonik tanpa ufterburner, lifetime mesin hingga 4.000 jam terbang (dua kali lipat lifetime mesin Su-27/ Su-30).

Baca Juga:  ​Pengalaman Operasi Militer di Suriah Masuk Kurikulum Sekolah Militer Rusia

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan