Panser BTR-4MVI Punya Tampilan Baru Setelah Dikritik TNI

Kendaraan Angkut Personel BTR-4MVI dengan banyak perbaikan setelah di-reject TNI. Foto: Dylan Malyasov

Pada bulan April 2017, Marinir TNI AL dikabarkan membatalkan kontrak pembelian kendaraan lapis baja BTR-4 setelah mencoba selama sebulan prototipe-nya. Nah, sekarang sang produsen yang berasal dari Ukraina UkrOboronProm, menampilkan prototipe BTR-4MVI di Arms and Security exhibition yang diadakan dari tanggal 10-13 Oktober 2017 dengan berbagai perbaikan yang kabarnya adalah masukan dari TNI.

Versi terbaru Panser BTR memakai kode BTR-4MV1, kendaraan angkut personel lapis baja APC 8×8 yang dirancang, dikembangkan dan diproduksi oleh Biro Desain Mesin Kharkiv Morozov, bagian dari UkrOboronProm.

Sama seperti pendahulunya, BTR-4MV1 dirancang sesuai dengan standar keamanan NATO. Versi terbaru ini punya banyak perbaikan baru.

Di antaranya, BTR-4MVI menggunakan konfigurasi lambung kendaraan modifikasi yang memudahkan pemasangan lapisan perlindungan tambahan (termasuk ceramic plates dan lempengan explosive reactive armour -ERA) untuk mencapai tingkat perlindungan keempat dan kelima sesuai dengan standar NATO.


Baca juga: TNI Batalkan Pembelian Panser BTR karena masalah ini


Selain itu, bagian belakang lambung juga dilengkapi dengan pintu besar yang bukan hanya mempermudah keluar masuknya personel, tapi juga memudahkan BTR-4MVI memasukkan dan mengeluarkan kargo berukuran besar, seperti amunisi tambahan, suku cadang dll.

Selain itu yang unik, BTR-4MVI juga menambahkan perangkat tambahan yang merupakan masukan dari Marinir Indonesia, seperti hidung apung didepan dan plat pemecah ombak yang memungkinkannya berenang dan mengarungi laut untuk operasi pendaratan di pantai.

Advertisements

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan