Prabowo: 8 Unit F-15 Masih Nego,35 Unit Rafale Belum Tekan Kontrak

Nasib Skadron Udara 14 TNI AU yang lama menanti pengganti pesawat F-5, dipensiunkan sejak 2016 dipastikan masih akan lama menunggu pesawat penggantinya.

Niat awal yang digadang-gadang sebagai pengganti adalah Sukhoi Su-35 buatan Rusia. Yang bahkan sempat dikabarkan Su-35 sudah akan siap tampil pada HUT TNI 2019 ternyata cuma bualan saja. Bahkan di tahun 2021 nasibnya dibatalkan, diganti F-15Ex buatan Amerika dan Rafale buatan Perancis.

Menteri Pertahanan (Menhan), Prabowo Subianto mengatakan, hingga kini rencana pembelian pesawat tempur F-15EX masih dalam tahap negosiasi dengan Amerika Serikat. Sementara rencana pembelian pesawat tempur Dassault Rafale dari Perancis juga belum tanda tangan kontrak resmi.

“F-15 (F-15EX) kita masih dalam tahap negosiasi,” kata Prabowo usai memimpin Rapat Pimpinan (Rapim) Kementerian Tahun 2022 pada hari kedua di Kemenhan, Jakarta, Kamis dikutip dari kompas.com

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU), Marsekal Fadjar Prasetyo sebelumnya mengatakan, rencana pembelian pesawat tempur telah mengerucut ke dua jet tempur, yakni Dassault Rafale dan F-15EX. Dengan rencana tersebut, Fadjar mengatakan, pemerintah meninggalkan rencana pembelian jet tempur Sukhoi Su-35 asal Rusia. Diketahui, Indonesia berencana memboyong 35 jet Rafale dan 8 unit F-15EX.

Baca Juga:  Latihan Pemantapan Intai Amfibi Marinir Resmi Ditutup

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan