Prabowo Jadi Menteri, Pertahanan Indonesia Akan Jadi Lebih Gahar

Prabowo Subianto akhirnya resmi dilantik jadi Menteri Pertahanan dalam kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo 2019-2024. Kabar tersebut disambut suka cita oleh banyak pengamat militer.

Selama ini, dalam setiap debat calon presiden, Prabowo selalu mengemukakan visi misi tentang Indonesia menjadi Macan Asia.

“Prabowo pilihan yang sangat tepat. Saya kira enggak ada yang meragukan kalau Prabowo jadi Menhan. Dia pakarnya. Kita menunggu apakah ide gagasan Macan Asia Prabowo akan kita lihat dalam tataran kedaulatan pertahanan,” kata Muhammad Qodari, Direktur Eksekutif Indobarometer, seperti dikutip dari Tempo, Selasa, 22 Oktober 2019.

Qodari menilai, Prabowo adalah sosok yang sangat kompeten menjadi Menhan karena memiliki latar belakang jenderal militer. Menurutnya, masyarakat Indonesia akan menyaksikan ide dan gagasan kedulatan pertahanan yang selama ini digembar-gemborkan Prabowo.

Ke depan, dia juga memprediksi wajah pertahanan Indonesia akan lebih gahar dan high profile seperti yang sudah dilakukan Prabowo ketika menjadi Komandan Jenderal Kopassus.

“Disitu menariknya. Gimana seorang jenderal militer, rising star pada masanya dan high profile akan mengimplementasikan ide dan gagasan pada tataran operasional,” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai adanya dugaan Prabowo terlibat pelanggaran HAM berat masa lalu, Qodari menilai pada tataran saat ini, hukum positif lah yang berlaku. Hal ini dikarenakan Prabowo, maupun Wiranto sekalipun, tidak menjadi terpidana dan tak terhambat aturan perundang-undangan.

Baca Juga:  Booth PTDI di Singapura Airshow 2018 Unggulkan Pesawat N219 Nurtanio

“Maka kemudian, kecenderungannya ya jalan terus. Apalagi ada dinamika dan kalkulasi politik pada masa itu, dan di masa yang akan datang,” katanya. (Halida Bunga)

Sumber: tempo.co

3 Komentar

    • Siapa bilang? Rakyat sudah cerdas sekarang. Mungkin tidak semuanya tapi banyak rakyat yang sudah dapat menilai ada nilai tawar yang sangat tinggi yang membuat Prabowo sebagai rival Jokowi sebelumnya bisa menjadi Menhan dimana jabatan tersebut bisa menggantikan Presiden dalam keadaan tertentu

Tinggalkan Balasan