Prabowo Pesan 500 Kendaraan Taktis Maung, Pindad Siap Jual Secara Umum

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dilaporkan memesan 500 unit kendaraan taktis Maung buatan PT Pindad. Harga kendaraan taktis dengan spesifikasi militer itu dibeli dengan harga Rp600 juta per unit.

Saat ini Maung masih dalam bentuk purwarupa atau prototipe. Rencananya Maung akan diproduksi massal untuk memenuhi pesanan Kementerian Pertahanan pada Oktober mendatang.

Pesanan 500 unit ini merupakan tahap pertama dari Kemenhan.

Abraham menjelaskan sebetulnya Maung punya empat varian, antaranya jenis kabin ganda, kendaraan logistik, hingga mobil yang dikhususkan bakal pertempuran jarak dekat. Namun yang baru akan diproduksi untuk memenuhi kebutuhan Kemenhan adalah tipe untuk pertempuran jarak dekat.

Kelebihan utama Maung adalah kemampuan menerjang medan-medan sulit dan beroperasi lepas pada ruas jalan aspal. Maung mempunyai batas kecepatan aman 120 km per jam dan maksimal mencapai 140 km per jam.

Mobil berpenggerak 4×4 ini menggunakan transmisi manual 6 speed dan dilengkapi dengan braket persenjataan kaliber 7,62 mm, konsol SS2-V4, perangkat GPS navigasi, dan tracker kendaraan serta perlengkapan lainnya.

Maung juga didukung mesin diesel turbo 2.500 cc yang sama seperti digunakan Toyota Hilux.

Prabowo sendiri sudah mencoba Maung dan diunggah diakun media sosialnya. Dalam foto yang diunggah, mantan Pangkostrad itu mengendari sendiri kendaraan taktis tersebut.

Kendaraan taktis (rantis) Maung buatan Pindad tidak hanya dijual ke Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Menurut perusahaan pelat merah itu Maung dengan spesifikasi ‘sipil’ akan dijual ke masyarakat umum dengan harga lebih murah.

Baca Juga:  TNI AL Seharusnya Bentuk Komando Armada Tengah

Abraham menjelaskan Maung bakal dijual ke masyarakat umum seperti kendaraan jenis SUV. Pemasarannya akan dilakukan usai kerja sama dengan Kemenhan rampung.

Maung versi sipil setara SUV medium populer seperti Toyota Fortuner yang dilego Rp492,9 juta – Rp685 juta atau Mitsubishi Pajero Sport Rp491,5 juta – Rp702 juta.

Sumber : cnnindonesia.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan