Prabowo Sebut Industri Pertahanan Indonesia Salah Urus dan Memprihatinkan

Penyerahan helikopter Panther AKS (photo : Republika)

Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto mengklaim jika kondisi industri pertahanan Indonesia sangat memprihatinkan karena salah urus. Hal tersebut disampaikan saat acara serah terima pesawat CN-235 MPA dan 2 unit Heli AS565MBe dari PT DI.

“Marilah kita tidak menutup-nutupi bahwa dalam industri pertahanan kita selama ini terdapat kekurangan-kekurangan yang cukup memprihatinkan. Ini terjadi tidak hanya di industri pertahanan tapi di banyak industri lainnya terutama di BUMN,” kata Prabowo seperti dikutip dari kumparan.com (16/06/2022)

Prabowo menilai kondisi yang memprihatinkan ini disebabkan oleh adanya pihak yang melakukan pelanggaran hukum seperti korupsi dan salah urus.

“Pemerintah saya kira tegas. Anda sudah menyaksikan, kita tidak pandang bulu. Untuk itu benar-benar saya pesankan kepada Dirut (PT DI) yang baru, jangan ragu-ragu kalau ada pejabat direksi yang tidak loyal pada negara dan bangsa, tidak menunjukkan kinerja yang baik, laporkan, kita segera ganti,” katanya.

“Petunjuk dari Bapak Presiden untuk sedapat mungkin anggaran yang kita keluarkan diarahkan kepada industri pertahanan. Jadi tekad kami dan kami akan terus bekerja keras memperkuat industri pertahanan,” katanya.

Alasan Prabowo mengutarakan hal ini adalah karena industri pertahanan adalah sesuatu yang vital bagi keselamatan dan kelangsungan Indonesia.

“Kita tidak akan pernah tahu kapan akan ada bahaya, gangguan dari luar maupun dari dalam tidak bisa kita ramalkan. Kita tidak memiliki niat bermusuhan dengan negara mana pun, niat kita demikian. Tapi niat bangsa lain belum tentu menghormati kita,” ujarnya.

Baca Juga:  Di Papua Akan Segera Ada Skuadron Tempur TNI AU, Herkules dan Pesawat Tanpa Awak

“Pelajaran sejarah manusia ribuan tahun mengajarkan yang kuat akan berbuat seenaknya, the strong will do they can. Yang lemah akan menderita, the weak suffer what they must. Ini sejarah 2.500 tahun, kata dia menambahkan. (Sumber: Kumparan.com)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan