Praka Soibul, Prajurit Spesialis Pemecah Batu

Memecah batu tentunya bukanlah pekerjaan yang mudah. Selain membutuhkan tenaga yang kuat, pekerjaan satu akan berat dikerjakan jika tak terbiasa. Namun hal itu tak sulit bagi Praka Soibul, dengan sedikit teknik dan pengalaman yang didapatnya melewati berbagai misi membuat Tamtama ini tak sulit menghadapi pekerjaan tersebut.

Ditangan Praka Soibul batu seakan menjadi lunak. Sekali pukul dengan palu godam, batu seberat lebih dari 70 kg dapat terbelah menjadi dua dengan kekuatan kedua tangan Praka Soibul.

“Sebenarnya tak ada teknik khusus, hanya kesabaran saja dan jeli dalam melihat titik pukulan. Semua orang sebenarnya bisa melakukannya, hanya saja untuk tenaga memang harus ekstra,” kata Praka Soibul di depan Poskotis TMMD Reguler ke-101 Kodim 0734 Yogyakarta tempat dimana batu-batu yang akan dipasang dalam pembangunan talud Gajahwong diletakkan, Minggu (22/04/2018).


Praka Soibul mengatakan, untuk dapat mecah batu dengan cepat yakni pukulan palu godam harus benar-benar mengenai titik tengah batu. Jika tidak pas tengah maka batu tak akan pecah dan tenaga yang keluar menjadi sia-sia.

Selain itu tenaga tangan harus dimaksimalkan agar dapat menciptakan hantaman dengan kekuatan yang besar. Diungkapkannya teori itu didapatnya setelah berbagai misi karya bhakti maupun TMMD selalu diikutinya.

Karena keahliannya itu pula prajurit dari Batalyon Infanteri (Yonif) 403 Wirasada Pratista ini selalu menempati pos pemecah batu saat serbuan teritorial karya bhakti maupun TMMD digelar. Dalam sehari setidaknya ratusan batu berhasil dipecahkannya sehingga mempercepat proses pembangunan.

Baca Juga:  Rudal Canggih VLS Mica Tiba Di Surabaya, Siap Perkuat TNI

Pecahan batu-batu kali hasil kekuatan tangan Praka Soibul ini kemudian diangkut untuk keperluan material pembangunan talud Sungai Gajahwong. “Buat saya ditempatkan dimana saja tak menjadi masalah, yang penting sebagai prajurit saya harus menjalankan tugas dengan baik dan melaksanakan perintah pimpinan,” tegasnya seperti dilansir KRJogja.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan