Prancis Kirim Batch Ke-6 Pesawat Rafale ke Qatar

Batch keenam yang terdiri dari empat pesawat tempur Dassault Rafale telah berangkat dari Bordeaux Prancis untuk bergabung dengan Angkatan Udara Qatar di Doha pada 27 Juli lalu. Keempat pesawat tersebut terdiri dari 3 unit Rafale EQ berkursi tunggal dengan nomor registrasi QA228, QA229 dan QA230 dan 1 unit Rafale DQ berkursi ganda dengan nomor registrasi QA207.

Rafale adalah pesawat tempur multirole dengan mesin ganda, sayap canard delta buatan Prancis, yang dirancang dan dibangun oleh Dassault Aviation. Dilengkapi dengan berbagai senjata, Rafale dimaksudkan untuk mampu melakukan misi supremasi udara, interdiction, pengintaian udara, dukungan darat, in-depth strike, serangan anti-kapal, dan misi deterens nuklir. Diperkenalkan pada tahun 2001, Rafale ketika itu diproduksi untuk Angkatan Udara Prancis dan untuk operasi berbasis kapal induk Angkatan Laut Prancis.

Rafale ditenagai oleh dua mesin turbofan Snecma M88-2, dengan daya dorong masing-masing 50,04 kN (11.250 lbf), dan 75 kN (17.000 lbf) dengan afterburner. Pesawat memiliki berat kotor 15.000 kg dan berat lepas landas maksimum 24.500 kg. Pesawat dapat terbang dengan kecepatan maksimum 2.223 km/jam dengan jangkauan tempur maksimum 1.850 km.

Rafale telah dipasarkan untuk ekspor dan dibeli oleh beberapa negara. Rafale telah digunakan dalam pertempuran di Afghanistan, Libya, Mali, Irak dan Suriah. Qatar memesan 24 pesawat tempur Rafale pada tahun 2015 dan memesan 12 pesawat tambahan pada tahun 2018.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan