Presiden Jokowi Kirim Bantuan 10 Kontainer Untuk Rohingya

“Bantuan kemanusiaan Indonesia untuk Rakhine kita berangkatkan melalui Terminal 3, Dermaga 302, Tanjung Priok, Jakarta Utara. Ada sepuluh kontainer yang berisikan mi instan, makanan bayi gandum dan sereal, serta sarung. Sumbangan tersebut berasal dari pemerintah, masyarakat dan juga pengusaha. Diplomasi Indonesia telah melakukan tugasnya. Kepedulian kita sudah kita tunjukkan tanpa kegaduhan dan kepedulian kita telah kita lakukan tanpa menggunakan ‘megaphone diplomacy’. Semoga perdamaian segera tercipta,” pesan Presiden Joko Widodo dalam laman Facebooknya.

Pemerintah Indonesia mengirim bantuan untuk warga etnis Rohingya di Myanmar. Total ada yang 10 kontainer diberangkatkan ke Rakhine State dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis, 29 Desember 2016. 

Kesepuluh kontainer itu berisi mi instan, makanan bayi, dan sarung. Menurut Presiden Jokowi, bantuan-bantuan itu merupakan permintaan dari warga Rohingya.


“Barang ini diminta setelah Menteri Luar Negeri berkomunikasi dengan pemerintah Myanmar,” kata Presiden Joko Widodo.


Seperti diberitakan, sejak terjadi ketegangan di Rakhine State pada 9 Oktober lalu, ada peningkatan jumlah pengungsi hingga 10–20 ribu orang. Menurut data UNHCR, saat ini terdapat sekitar 32 ribu pengungsi muslim dari Myanmar yang tercatat resmi pada dua kamp pengungsi di Bangladeh. Selain itu, UNHCR mengestimasikan adanya sekitar 200 ribu pengungsi yang tidak tercatat serta tinggal di perbatasan Bangladesh dan Myanmar.

Pengungsi Rohingya dan Banglades mengumpulkan air hujan dengan piring dan botol di kamp pengungsi sementara di Maungdaw, Myanmar, 4 Juni 2015. Sekitar 400 orang pengungsi berkumpul di kamp ini tanpa makanan dan air bersih yang memadai. REUTERS/Soe Zeya Tun
Baca Juga:  Dwi Hartanto, WNI Yang Ikut Merancang Jet Tempur Eurofighter Typhoon

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan