Pria Korea Selatan Gemukkan Badan Untuk Hindari Wajib Militer

Korea Selatan dan Thailand adalah negara yang mewajibkan rakyatnya mengikuti pendidikan wajib militer. Namun banyak cara digunakan oleh warga pria di kedua negara itu agar bisa lolos dari pendidikan selama 2 tahun itu.

Di Thailand, para pemuda yang enggak mau ikut wajib militer memilih jadi waria atau banci atau lady boy. Ini yang menyebabkan angka waria di Thailand sangat banyak. Dan malah jadi obyek wisata.

Di Korea Selatan beda lagi, di negara ini, para pemuda yang mencoba lari dari kewajiban militer berusaha menggemukkan badanya. Biar tidak lolos uji fit and properti hehehe.  Namun jika ketahuan, ancamanya bisa 5 tahun penjara lhoo

Korea Times, Jumat (30/3/2018), Pengadilan Distrik Cheongju, Korea Selatan menjatuhkan hukuman percobaan kepada seorang pria yang menambah berat badannya sebanyak 29 kilogram pada 2016 demi menghindari tugas militernya.

Pria yang identitasnya dirahasiakan itu memiliki tinggi 180 sentimeter dan berat badan 87 kilogram saat dia lulus dari sekolah menengah atas pada Februari 2016. Namun, pada pemeriksaan medis kedua yang pada Juni 2016, berat badannya naik menjadi 113,6 kilogram.


Dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) 36,1 yang berada di bawah persyaratan untuk bertugas di militer, pria itu kemudian diberikan posisi pelayan masyarakat, yang tidak terlalu menguras fisik sebagai alternatif. Tetapi , polisi kemudian mengetahui bahwa dia menambah berat badannya dengan sengaja untuk menghindari wajib militer.

Baca Juga:  Balas Korea Utara, Korea Selatan Tembakkan Rudal MK84

Tugas militer adalah kewajiban bagi setiap pria warga Korea Selatan yang berusia antara 18 sampai 35 tahun. Mereka diwajibkan untuk menjalani wajib militer ini selama dua tahun. Berdasarkan hukum Korea Selatan, seseorang yang melarikan diri, menyebabkan cedera diri atau menipu untuk menghindari dinas militer dapat menghadapi hukuman maksimal lima tahun penjara.

2 Komentar

Tinggalkan Balasan ke adon Batalkan balasan