Profil Raja Arab Saudi, Salman Bin Abdul Aziz Al-Saud

Maret tanggal 1 tahun 2017 akan menjadi hari bersejarah bagi hubungan Indonesia dan Arab Saudi. Raja Arab Saudi akan berkunjung laginsetelah 47 tahun lamanya sejak kunjungan Raja Faisal bin Abdul Aziz semasa Presiden Soeharto.

Kali inibyang berkunjung adalah Raja Salman bin Abdulaziz al Saud, beliau lahir di Riyadh, Arab Saudi, pada 31 Desember 1935. Putra ke-25 dari raja sekaligus pendiri Arab Saudi, Abdulaziz al Saud. Ini sesuai dengan wasiat dari Raja Abdul Aziz bahwa tahta kerajaan akan diwarisi oleh anak-anaknya baru kemudian generasi para cucunya.

Salman mendapat didikan keras dan ketat bersama saudara -saudaranya di lingkungan Istana Kerajaan Arab Saudi, langsung dibawah pengawasan Raja Abdul Aziz. Secara formal, bersekolah di sekolah yang khusus disediakan bagi para bangsawan Arab Saudi.

Sejak kecil, Salman bin Abdulaziz al Saud terbiasa mendampingi ayahandanya saat menyambut raja- raja atau kepala negara lain di istana.

Salman mempelajari ilmu pengetahuan, Salman berhasil menghapal Alquran pada usia 10 tahun. Salman diajari langsung oleh Syeikh Abdullah Khayat, Imam Besar Masjidil Haram.

Di usia remaja, tepatnya 19 tahun, Salman bin Abdulaziz al Saud ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riyadh pada 16 Maret 1954. Satu tahun kemudian, tepatnya 18 April 1955, Salman benar-benar diangkat sebagai Gubernur Riyadh.

Selama lima dekade masa kepemimpinannya, Riyadh berubah dari kota berukuran menengah dengan jumlah populasi 200 ribu orang, menjadi salah satu ibu kota dengan pertumbuhan paling pesat di Dunia Arab. Jumlah populasi Riyadh kini diperkirakan mencapai lebih dari 5 juta orang.

Baca Juga:  Mudahnya Membeli Senjata Api Di Amerika Serikat

Salman bin Abdulaziz al Saud menghadapi banyak tantangan dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan di Riyadh. Akan tetapi, ia mampu melawan berbekal kompentensi tinggi untuk mencapai prestasi dan sejumlah inisiatif. Ibu Kota Arab Saudi itu hari ini menjadi salah satu kota terkaya di kawasan sekaligus pusat wisata dan perdagangan.

Riyadh banyak menyaksikan pencapaian besar di bawah kepemimpinan Salman bin Abdulaziz al Saud, terutama dalam proyek infrastruktur. Jalan tol, sekolah, rumah sakit, universitas, museum, stadion olahraga, dan proyek kereta Metro Riyadh adalah bukti utama prestasinya.

Rentetan prestasi tersebut membawanya masuk ke dalam jajaran kabinet sebagai Menteri Pertahanan Arab Saudi pada 2011. Selama masa jabatannya, Kementerian Pertahanan melihat banyak perkembangan di berbagai sektor, terutama pelatihan tentara dan persenjataan. Salman bin Abdulaziz al Saud sukses memimpin salah satu latihan militer terbesar sepanjang sejarah Arab Saudi.

Ia kemudian diangkat sebagai Putra Mahkota Arab Saudi pada 18 Juni 2012 setelah kakaknya, Nayef bin Abdulaziz al Saud meninggal dunia. Mantan Menteri Dalam Negeri Arab Saudi itu menderita sejumlah komplikasi penyakit hingga wafat pada usia 78 tahun.

Salman kemudian diangkat sebagai Raja Arab Saudi pada 23 Januari 2015 di usia 79 tahun. Raja Salman bin Abdulaziz al Saud naik takhta setelah kakak tirinya Abdullah bin Abdulaziz al Saud meninggal dunia akibat pneumonia di usia 90 tahun.

Biodata dan Riwayat Hidup:

Nama Lengkap: Salman bin Abdulaziz al Saud

Tempat Tanggal Lahir: Riyadh, Arab Saudi, 31 Desember 1935

Baca Juga:  120 Negara Dukung Indonesia Menjadi anggota Dewan Keamanan PBB

Nama Istri: Fahda binti Falah bin Sultan al Hithalayn

Nama Anak:
1. Pangeran Fahd bin Salman bin Abdulaziz al Saud
2. Pangeran Ahmed bin Salman bin Abdulaziz al Saud
3. Pangeran Sultan bin Salman bin Abdulaziz al Saud
4. Pangeran Abdulaziz bin Salman bin Abdulaziz al Saud
5. Pangeran Faisal bin Salman bin Abdulaziz al Saud
6. Putri Hassa binti Salman bin Abdulaziz al Saud
7. Pangeran Saud bin Abdulaziz al Saud
8. Pangeran Mohammed bin Abdulaziz al Saud
9. Pangeran Turki bin Abdulaziz al Saud
10. Pangeran Khalid bin Abdulaziz al Saud
11. Pangeran Nayif bin Abdulaziz al Saud
12. Pangeran Bandar bin Abdulaziz al Saud
13. Pangeran Rakan bin Abdulaziz al Saud

Jenjang Pendidikan:
– Sekolah untuk Pangeran Arab Saudi

Jabatan yang pernah dijabat:
– Plt Gubernur Riyadh (16 Maret 1954 sampai 18 April 1955)
– Gubernur Riyadh (18 April 1955 sampai 5 November 2011)
– Menteri Pertahanan Arab Saudi (5 November 2011 sampai 23 Januari 2015)
– Raja Arab Saudi (23 Januari 2015 sampai sekarang)

Penghargaan:
– Doktor Honoris Causa dari Islamic University Madina
– Doktor Honoris Causa dari Waseda University, Jepang
– Medali Penghargaan dari Presiden Prancis Jacques Chirac (1985)
– Medali Penghargaan dari Raja Maroko Hassan II (1989)
– Medali Emas dari Bosnia dan Herzegovina
– Lencana PBB, dan lain-lain.

1 Komentar

  1. Saya mahu berjumpa dengan Raja Salman untuk urusan terapi azieta PPA, bolehkah sesiapa disini bantu saya beri alamat penuh kerajaan arab saudi ini supaya surat saya sampai kpd nya?, ada hal sgt mustahak melibatkan keselamatan kesihatan umat islam sedunia.. Pohon sangat membantu kerana umat islam kini diambang perang biologi.. So kami mohon dpt berjumpa Raja Salman demi umat islam semua.. Cal sya puan azieta +60174033946

Tinggalkan Balasan ke Azieta terapi Batalkan balasan