PT-91M Tank MBT Blok Timur Dengan Komposisi NATO

PT-91M adalah tank kelas MBT pertama yang hadir di kawasan ASEAN. Tank ini menjadi andalah Tentara Diraja Malaysia (TDM). PT-91M Pendekar adalah varian (tiruan) dari MBT Rusia T-72M yang ditingkatkan kemampuannya dengan sistem elektronik berstandar NATO. Sang Pendekar sendiri diproduksi oleh Zaklady Mechhaniczne Bumar-Labedy SA, manufaktur persenjataan dari Polandia.

Di Polandia, MBT ini diberi label PT-91 Twardy. Malaysia sendiri menjatuhkan pilihan kepada Polandia lantaran MBT PT-91M dianggap punya kualitas yang tak kalah dengan ranpur produksi Rusia. Pesanan atas PT-91M bisa dibilang tak terlalu banyak, dengan kontrak senilai US$375 juta didapatkan 48 unit PT-91M, enam kendaraan recovery WZT-4, lima varian AVLB (Armored Vehicle Launch Bridge) sebagai pengusung jembatan, dan tiga unit MID-M yang dilengkapi roller dan bilah dozer untuk menerobos rintangan. Kiriman pertama datang tahun 2002 dan selesai 2003.

PT-91M sudah mengadopsi senjata NATO, lantaran Polandia telah menjadi anggota NATO. Kandungan NATO terlihat juga dari adopsi rantai Diehl Type 840I buatan Jerman yang dilengkapi trackshoe sehingga lebih ramah terhadap aspal jalan raya. Perangkat komunikasinya menggunakan P4RG dari Thales, dan sistem iterkom OTAS juga dari Thales. Sistem kendali meriam menggunakan FCS (Fire Control System) SAVAN-15 yang juga dipakai pada MBT Lecrec dan Challenger 2. Sistem penembakkan sudah distabilisasi dan dipadukan dengan laser rangefinder yang menjadikan tank mampu menembak sembari bergerak tanpa melepaskan sasarannya. Periskop pada komandan menggunakan Vigy 15 produk dari Sagem.

1 Komentar

Tinggalkan Balasan