PT PAL Butuh Waktu 7 Tahun Untuk Membuat 3 Kapal Selam Baru Untuk TNI

Kapal selam hasil rakitan PT PAL Indonesia (Persero) akan segera diluncurkan dalam waktu dekat. Kapal selam tipe U-209/1400 unit ke-3 tersebut sudah rampung dan tengah menunggu kepastian jadwal untuk peluncuran.

Dengan begitu, sudah 3 unit kapal selam baru untuk memenuhi pesanan TNI AL 1 unit kapal selam dibuat di Indonesia hasil kolaborasi PT PAL Indonesia, dengan DSME Korea Selatan. Ke depannya, PT PAL Indonesia masih akan memproduksi sekitar 7-9 kapal selam lagi, sehingga nantinya Indonesia minimal mempunyai 12 unit kapal selam yang diproduksi di dalam negeri.

Direktur Utama PT PAL Indonesia, Budiman Saleh menyatakan peluncuran kapal selam ke-3 ini merupakan bagian dari selesainya produksi kapal batch ke-1.

“Pengadaan kapal selam dipecah menjadi dalam satuan batch, yaitu 3 unit kapal selam per batch. Batch pertama sudah rampung, sekarang kita sedang tahap finalisasi kontrak batch ke-2, yaitu untuk kapal ke 4, 5 dan 6,” ungkapnya seperti dilansir liputan6.com, Rabu (3/4/2019).

Tiga Kapal Lagi Akan Selesai dalam 77 Bulan


Budiman menargetkan penyerahan batch ke-2 dalam waktu 77 bulan, atau sekitar 6 hingga 7 tahun ke depan. Saat ini, PT PAL Indonesia masih fokus dalam tahap learning growth untuk menguasai pembuatan, pengujian dan pemeliharaan kapal selam.

“Ada beberapa negara tetangga yang bertanya tipe, kemampuan, kebutuhan operasional. Tapi saat ini PT PAL Indonesia masih fokus dalam tahap learning growth,” ujar Budiman.

Baca Juga:  Repotnya Ngurusin Kru Teknisi Rusia Daripada Merawat Pesawatnya

Bicara kemampuan, kapal selam ke-3 yang bernama KRI Alugoro-405 ini dipastikan punya spesifikasi yang mumpuni seperti kapal selam sebelumnya, KRI Nagapasa-403 dan KRI Ardadedali-404.

Kapal selam ke-2, KRI Ardadedali-404 memiliki panjang 61,3 meter, diameter 6,2 meter dengan draft 5,7 meter yang mampu menumpang 41 kru kapal selam.

Kemampuan selamnya mencapai kedalaman Maximum Diving Depth (MDD) 300 meter dan Nominal Diving Depth (NDD) 250 meter. Kapal ini melaju hingga 21 knot di bawah air dan 12 knot di permukaan. Kapal selam ini mampu bertahan 50 hari di dalam air.


Sementara, KRI Alugoro-405 sudah dibekali dengan berbagai sensor penginderaan yang memenuhi fungsi azasi kapal selam. Platform kapal selam U-209/1400 mampu dipasangi peluru kendali, namun kembali pada prioritas fungsinya.

Sumber: liputan6.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan