Pulau Gundul Tempat Latihan Perang TNI Di Karimunjawa

Kepulauan karimunjawa terkenal sebagai gugusan pulau tempat wisata di lepas pantai Jawa Tengah. Namun satu dari 27 pulau di Karimun jawa ini adalah lokasi tempat prajurit TNI berlatih menembak.

Pulau tersebut adalah Pulau Gundul dengan luas sekitar 2 hektare tanpa penghuni manusia. Pulau ini berjarak kurang lebih 100 mil dari Pelabuhan Jepara, Jawa Tengah.

“Pulaunya berlokasi di utara Pulau Kemujan. Waktu tempuhnya kurang lebih satu jam,” ujar Ketua Yayasan Pitulikur Pulau Karimunjawa, Djati Utomo, melalui sambungan telepon
seperti dilansir Medcom.id, Senin, 19 Maret 2018.

Menurut Djati, Pulau Gundul hanya berupa bebatuan cadas. Tak ada pohon besar yang tumbuh di pulau tersebut.

Pantainya pun tidak ada. Kondisi alamnya berupa tebing tinggi yang menjadi sandaran laut.

“Tumbuhannya hanya semak-semak. Pulau ini jadi sasaran tembak prajurit saat latihan perang,” ungkap Djati.

Saat latihan, nelayan diminta tak mendekat. Bunyi dentuman terdengar hingga ke Pulau Kemujan yang berjarak kurang lebih 10 mil.

Bila ada peluru meleset, lanjut Djati, arahnya ke Pulau Cendikian yang berjarak 1 mil. Lantaran itu, masyarakat diminta untuk tak mendekat.

Biasanya latihan berperang dilakukan dua kali dalam setahun. Latihan kali terakhir dilakukan pada Februari lalu.


Ketika latihan, kapal prajurit TNI AL yang digunakan latihan tidak kelihatan dari Karimunjawa. Biasanya, kapal yang melakukan latihan posisinya jauh dari kepulauan Karimun jawa.

Baca Juga:  Progres Proyek Pembuatan Pesawat Tempur KFX/IFX, Indonesia dan Korea

“Bisa jadi kapalnya di Surabaya atau di tempat lain jauh dari Karimunjawa,” kata Djati.


Djati menjelaskan Pulau Gundul bukan satu- satunya pulau tak berpenghuni di Karimunjawa.bMasih ada pulau lain yang sama. Misalnya Pulau Batu dan Pulau Burung. Karakteristik alambpulau-pulau itu juga sama yaitu takbada pohon.

“Kalau Pulau Burung itu tempat bertelurnya burung elang dada putih,” ungkap Djati yang pernah melakukan pelayaran keliling wilayah kepulauan Karimunjawa. (medcom)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan