Qatar Ajukan Proposal Pembelian F-35 ke Amerika, Israel dan Arab Saudi Siap Menghalangi

Qatar telah membuat permintaan resmi ke AS untuk membeli jet tempur siluman F-35, seperti dilaporkan Reuters pada 7 Oktober, mengutip tiga sumber yang mengetahui masalah tersebut.

Kedutaan Qatar di Washington tidak menanggapi permintaan komentar dari kantor berita tersebut. Departemen Luar Negeri AS menolak untuk mengonfirmasi atau menyangkal bahwa permintaan resmi untuk membeli F-35 telah diajukan oleh Doha.

“Sebagai masalah kebijakan, Amerika Serikat tidak mengkonfirmasi atau mengomentari penjualan atau transfer pertahanan yang diusulkan, tungga sampai secara resmi diberitahukan kepada Kongres,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri kepada Reuters.

Menurut sumber Reuters, permintaan F-35 yang dibuat oleh Lockheed Martin itu diajukan oleh Qatar dalam beberapa pekan terakhir.

Jika disetujui, kesepakatan itu akan menimbulkan ketegangan serius antara AS dan Arab Saudi, yang telah memimpin koalisi melawan Qatar sejak 2017. Kesepakatan itu juga akan memprovokasi Israel, karena Qatar belum meneken perjanjian damai dengan negara tersebut. Tel Aviv memandang kemungkinan penjualan jet tempur F-35 ke negara-negara Arab sebagai ancaman bagi keunggulan militernya.

Agustus lalu, AS setuju untuk membahas kemungkinan kesepakatan untuk memasok jet tempur F-35 ke Uni Emirat Arab / UEA. Ini setelah UEA meneken kesepakatan damai dengan Israel.

F-35 adalah sistem senjata paling mahal dalam sejarah AS. Menurut laporan akuisisi (SAR) yang dipilih Pentagon, total biaya pengembangan, pembangunan, pengoperasian, dan pemeliharaan setidaknya 2.457 F-35 yang dipesan oleh Angkatan Darat AS akan melebihi $ 1,5 triliun.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan