Qatar Borong 72 unit Pesawat Tempur F-15, Kuwait 40 Unit F-18 Super Hornet

F-15 Eagle Hero. Foto: boeing.com

Badan Kerjasama Pertahanan dan Keamanan Amerika Serikat (DCSA/Defense Security Corporation Agency) resmi mengajukan penjualan 72 unit pesawat F-15 untuk Qatar kepada kongres. Pihak Department of State pun telah menyetujui proposal penjualan ini kemarin (17/11/2016).

Bagi Boeing, kontrak penjualan ini sangat penting bagi kelangsungan bisnis pesawat tempurnya. Karena jika tidak deal, pabrik pesawat tempur mereka akan menganggur karena tidak ada pesananan. Kontrak ini senilai 21.1 milyar dollar Amerika pada 17 November 2016.

Dalam kontrak yang diajukan tersebut, 72 unit pesawat multirole F-15QA komplit dengan senjatanya dan berbagai program pendukung seperti pelatihan teknisi dan pilot. Kontrak ini senilai 21.1 milyar dollar Amerika pada 17 November 2016.

Deal kontrak ini juga merupakan bagian dari kebijakan Amerika Serikat untuk meningkatkan keamanan negara sahabat, menguatkan pentingnya persahabatan kedua negara. Qatar bagian penting dari stabilitas politik dan ekonomi di kawasan Teluk Persia.

Penjualan ini akan meningkatkan kemampuan AU Qatar dalam menghadapi ancaman di masa saat ini dan mendatang, baik dari udara ataupun dari datar. Qatar tak akan kesulitan untuk mengadopsi pesawat multirole ini ke dalam militernya.

Dalam proposal penjualan, juga disertakan pelatihan perawatan dan beberapa support untuk memberik kekuatan bagi AU Qatar di kawasan regional timur tengah.


Kontraktor utama dari proyek F-15 untuk Qatar ini adalah Boeing Corporation dan beberapa pemasok sistem aviasi dan elektronika pesawata sebagai tersebut berikut ini:

Astronautics Corporation of America, Arlington VA
BAE Systems, Arlington, VA
Elbit Systems of America, Fort Worth, TX
General Electric Aviation of Cincinnati, OH
Honeywell Aerospace, Phoenix, AZ
Lockheed Martin Aeronautics Company, Fort Worth, TX
L3 Communications, Arlington, TX
NAVCOM, Torrance, CA Raytheon, Waltham, MA
Rockwell Collins, Cedar Rapids, IA
Teledyne Electronic Safety Products, Thousand Oaks, CA
UTC Aerospace Systems, Charlotte, NC

Selain Qatar, Kuwait juga mengakuisisi 40 unit pesawat F/A-18E/F Super Hornet yang bernilai sekitar USD10,1 miliar. Kontrak ini terdiri dari 32 unit Super Hornet varian E dan 8 unit varian F dengan mesin F414-GE-400.


Selain unt pesawat, Kuwait juga memesan 41 unit radar AESA AN/APG, senapan kaliber 20mm, 240 rudal berpemandu, 45 radar warning receivers AN/ALR-67(V)3, 12 AN/AAQ-33 SNIPER advanced targeting pods, 48 sistem Link-16, dan delapan tanki bahan bakar tambahan. (Ziyadi/dsca.mil)

 

Advertisements

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan