Rambahadur Limbu, Momok Menakutkan Prajurit TNI di Perang Indonesia-Malaysia

Perkenalkan, nama beliau adalah Rambahadur Limbu yang lahir pada 8 Juli 1939 di kota Chyangthapu, Nepal Timur. Pada Indonesia–Malaysia Confrontation tahun 1965, beliau merupakan bagian dari 2nd Battalion yang berinduk pada 10th Princess Mary’s Own Gurkha Rifles British Army.

Saat itu Limbu berpangkat Lance Copral dan baru berumur 26 tahun yang terkenal mendapat penghargaan tertinggi dari British Army yaitu Victoria Cross, bagaimana beliau bisa mendapatkan sebuah penghargaan tertinggi militer British Army? Pada 21 November 1965, Rambahadur Limbu bersama 15 orang Gurkha lainnya melakukan patroli perbatasan disekitar Bau, Serawam Malaysia.

Saat setelah sampai disekitar Bau, rombongan 16 orang Gurkha tersebut bertemu dan bentrok dengan pasukan Indonesia yang memegang kendali di atas bukit dengan jumlah lebih dari 100 orang bersenjata lengkap. Bentrokan ini dinamakan Battle of Bau antara 16 orang patroli Gurkha melawan 100+ prajurit Indonesia bersenjata lengkap.

Mengetahui posisi ini, Rambahadur Limbu bersama dua orang lainnya bergerak menyelinap keatas bukit hingga sampai jarak sekitar 10 yard (9 meter) ketiga orang Gurkha tersebut berhadapan dengan posisi senjata mesin pasukan Indonesia, Rambahadur Limbu bergegas maju dan membunuh musuhnya dengan menggunakan granat.


Mengetahui ini pasukan Indonesia menembaki ke 3 orang Grukha tersebut, akibatnya Rambahadur mundur dan menarik kedua temannya ke area terbuka untuk mengalih perhatian musuh.

Baca Juga:  Nasib Nahas Istana Kesultanan Pinang

Lalu ke 13 pasukan Gurkha lainnya melakukan tembakan ke pada pasukan Indonesia, diakhir pertempuran pasukan bantuan Gurkha tiba dengan 104 pasukan untuk membantu. Terdesak, pasukan Indonesia mundur dari bukit Bau sehingga total 3 pasukan Gurkha tewas dan 2 luka luka, sedangkan pasukan Indonesia ada 24-26 tentara tewas dan tidak diketahui jumlah luka luka. Sikap berani ini membuat Lambahadur Limbu mendapatkan Victoria Cross dan 15 orang Gurkha lainnya mendapatkan penghargaan Military Cross.

Partners : Camilo_WW2_history

3 Komentar

Tinggalkan Balasan