Ranpur Infanteri Baru CM-34 Mulai Digunakan AD Taiwan

Angkatan Darat Taiwan telah mulai menggunakan kendaraan tempur infanteri (IFV) CM-34 yang dikembangkan secara lokal dalam sebuah latihan manuver.

Pelatihan, yang berlangsung di Pusat Tes Gabungan Distrik Selatan AD Taiwan, termasuk navigasi rute off-road, penembakan target statis dan bergerak dengan meriam 30 mm, dan menggunakan granat asap untuk menyembunyikan kendaraan. Sebanyak 284 CM-34 diperkirakan akan dibeli oleh AD Taiwan.

Laporan Kementerian Pertahanan Nasional (MND) Taiwan mengkonfirmasi bahwa AD Taiwan telah mulai memperkenalkan IFV tersebut sesuai rencana.

Desain CM-34 sangat mirip dengan versi sebelumnya, kendaraan lapis baja beroda CM-32 yang juga diproduksi secara lokal oleh industri pertahanan Taiwan.

CM-34 didasarkan pada CM-31 6×6 yang dirancang oleh Timoney Technology Limited dari Irlandia dan juga diproduksi secara lokal oleh Ordnance Readiness Development Centre.

Kendaraan ini dilengkapi dengan turret dua orang yang dipersenjatai dengan meriam otomatis dual-feed Orbital ATK Mk 44 Bushmaster II 30 mm.

Persenjataan kedua mencakup satu senapan mesin koaksial yang dipasang di sebelah kanan persenjataan utama dan satu senapan mesin 7,62mm yang dipasang di atap turret. Enam peluncur granat asap dipasang di setiap sisi di bagian depan turret.

CM-34 dibagi dalam tiga bagian utama dimana pengemudi duduk di bagian depan kendaraan di sisi kiri dan memiliki penutup palka yang terbuka ke belakang. Mesin berada di sebelah kanan pengemudi dengan lubang udara masuk dan keluar di bagian atas hull. CM-34 memiliki tiga awak termasuk seorang pengemudi, komandan, dan penembak dan dapat membawa delapan prajurit infanteri di belakang kendaraan. Hull CM-34 mampu melindungi awak kendaraan dan penumpang terhadap penembakan senjata ringan 7,62mm di sekitar kendaraan, sementara bagian depan kendaraan mampu menahan amunisi armor-piercing (AP) 12,7 mm. Kendaraan memiliki hull berbentuk V yang memberikan perlindungan terhadap ledakan ranjau dan dapat menahan 12 kg TNT di bawah roda.

Baca Juga:  Pembangunan Dry Dock Kapal Induk Rusia Tertunda

Sumber : militaryleak.com

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan