Rostec Rusia Siap Produksi Amunisi Tank Di Indonesia

Rostec, BUMN milik Rusia yang memonopoli penjualan ekspor senjata ke luar negeri, tengah mempertimbangkan untuk memproduksi amunisi di Indonesia melalui anak perusahaanya Tecmash Concern.

“Tecmash Concern saat ini sedang mengkaji untuk memproduksi beberapa jenis amunisi untuk kendaraan lapis baja berat buatan Federasi Rusia, khususnya amunisi artileri kaliber 30 mm dan 100 mm”, menurut Sergey Abramov, direktur industri untuk divisi senjata Rostec pada awal April 2017 seperti dilansir oleh Defense World.

Tecmash Concern adalah anak perusahaan Rostec State Corporation (BUMN milik Rusia) yang bergerak di bidang bahan peledak dan produksi amunisi.


Berbagai barang produksi Tecmash Concern (TC) untuk memenuhi kebutuhan pemerintah dan pertahanan Rusia maupun negara konsumen alutsista buatan Rusia. TC perusahaan telah secara aktif memperluas kerja sama militer dan teknisnya di luar Rusia.

Pada tahun 2014 Techmash bersama Rosoboronexport telan meneken sebuah kesepakatan yang memberikan lisensi untuk memproduksi “Mango”, amunisi penembus lapis baja untuk menyingkirkan sabot.

Pada tanggal 5 April 2017, Dewan Direksi Rostec State Corporation telah mengadopsi strategi klaster senjata yang mencakup pengembangan perusahaan militer kunci yang dimiliki Rusia.

Jika terealisasi tentunya ini kabar gembira bagi pabrik Nitrogliserin PT Dahana di Subang yang akan segera diresmikan dan menjadi satu-satu pabrik bahan peledak di ASEAN. Dengan adanya kontrak pembuatan amunisi dari Rostec, hasil produksi dari pabrik ini akan bisa segera diserap dan meningkatkan kapasitas produksinya sejak awal mula beroperasi.

Advertisements

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan