Rudal Hipersonik Zircon Buatan Rusia Belum Ada Tandinganya

Rusia kembali memamerkan keunggulan teknologi rudal jelajahnya. Kali ini mereka menciptakan rudal Zircon, sebuah rudal berkecepatan hipersonik yang diklaim belum ada satu pun sistem pencegat rudal yang mampu melumpuhkan rudal ini.

Dengan teknologi Scramjet, Zircon mampu melesat dengan kecepatan hingga 7 kali lebih cepat dari kecepatan suara, Mach 7. Setara dengan 8000KM per jam atau 2,3KM per detik atau 5328Mil per jam dengan jangkauan maksimal 300KM.

Jika dimisalkan, rudal ini hanya butuh waktu 200detik (3menit)  untuk menempuh jarak Jogja-Jakarta (500km). Saat itu, sistem pertahanan udara kelas canggih sekalipun belum berhasil membaca keberadaanya, dan tanpa sempat meluncurkan rudal pencegat.

Menurut laporan IB Times (27/3/2017), satu-satunya sistem pertahanan di dunia ini yang punya kesempatan mencegat rudal Zircon adalah sistem pertahanan buatan Rusia sendiri.

Teknologi dibalik kexepatan Zircon karena rudal ini ini tidak menggunakan kipas, turbin berputar atau bagian yang bergerak, tapi hanya dilengkapi sebuah inlet di mana udara dikompresi dan dicampur dengan bahan bakar di ruang pembakaran. Teknik ini membuat lebih sedikit bagian yang bergerak sehingga lebih sedikit kesempatan untuk rudal tersebut mengalami kegagalan mekanis.

Saat ini Zircon sedang dalam tahap pengujian pada tahun ini dan akan jadi senjata Rusia pada tahun 2020.


Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) khawatir jika Zirkon akan dipasang di Kapal Kirkov, kapal perang besar bertenaga nuklir Rusia yang dianggap paling menakutkan oleh AS.

Baca Juga:  AU Mesir Akan Terima Pesawat Tempur Terbaru MiG-35 

Sebagai perbandingan, salah satu rudal paling cepat saat ini dimiliki angkatan laut Inggris bernama rudal Ceptor. Kecepatan rudal ini “hanya” 2.300 mph. Hanya separuh dari kecepatan Zircon.

Rudal hipersonik Kremlin ini akan menjadi ancaman bagi kapal induk Inggris HMS Queen Elizabeth dan HMS Prince of Wales, karena kedua kapal induk itu dikhawatirkan tidak akan mampu membendung laju rudal Zircon.

Seorang sumber senior di angkatan laut Inggris mengatakan kepada Daily Mirror, ”Rudal hypersonik itu hampir tak terbendung oleh kapal induk, tidak ada metode untuk melindungi diri dari rudal seperti Zircon. Kapal induk akan sia-sia dan seluruh pangkalan gugus tugas kapal akan mubazir.”

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan