Rusia Akan Terima Jet Tempur Siluman Sukhoi T-50 PAKFA Tahun Depan

​5 Jet Tempur Siluman Rusia terbaru Sukhoi T-50 PAKFA akan siap dikirim tahun 2017. Demikian yang disampaikan oleh Komandan Aangkatan Udara Angkasa Rusia, Viktor Bondarev kepada media, pada Jum’at, 14 Oktober 2016. 

Pesawat tempur siluman T-50 PAK-FA adalah singkatan dari (Promising Aviation Complex of Frontline Aviation) pesawat ini diproduksi Sukhoi dengan seri T-50. Sebagai tandingan dari jet tempur milik Amerika Serikat F-22 Raptor.

 Kantor Berita Rusia TASS menulis bahwa PAK FA adalah intisari dari semua teknologi rancang bangun pesawat tempur Rusia. Hanya sedikit informasi yang diketahui tentang pesawat ini. Kecanggihan dan kemampuan T-50 PAK FA menjadi rahasia yang disimpan rapat. 

Meskipun ada keraguan tentang kemampuan mesin PAKFA. Mesinya sama persis dengan yang dipakai oleh Sukhoi Su-35. 

Keraguan lain datang dari material pesawat yang terbuat dari gabungan beberapa macam serat karbon yang diperkuat polimer. Penggunaan bahan ini adalah kali pertamanya digunakan pada jet tempur. Kombinasi bahan tersebut memang lebih ringan dari alumunium, lebih kuat dibanding titanium, dan empat atau lima kali lebih ringan dari pada baja. Tapi tetap saja mengundang pertanyaan seberapa kuat untuk jet tempur?


PAK FA diklaim empat kali lebih ringan dari pada pesawat tempur yang menggunakan bahan baja.

Sukhoi Design Bureau, perancang dan pembuat T-50 PAK FA, mengklaim bahwa pesawat ini adalah yang paling rendah sinyalnya dalam jejak radar, visibilitas optikal dan infra merah, dibandingkan dengan pesawat mana pun yang ada di Bumi. Radar Cross-Section (RCS) PAKFA hanya 3-0,4 meter persegi, sementara para ahli Barat memperkirakan RCS pesawat siluman ini tiga kali lebih kecil, hanya sekitar 0,1 meter persegi. Semkain kecil, semakin sulit terdeteksi radar. 

Baca Juga:  Kanada Terima Batch Pertama Mobil Tempur DAGOR ULCV

Kehebatan lainya adalah soal kemampuan radar. Pesawat siluman ini menggunakan Active Phased Antenna Array buatan Biro Desain Tikhomirov, yang dapat mendeteksi musuh pada jarak 400 km,  bisa melacak 60 target, dan mengunci 16 sasaran sebelum menembaknya. Kemampuan baca Radar PAK FA diklaim bisae mendetekai target hanya dengan sinyal RCS 0,01 meter persegi. 

Ruang mesin yang lebar membuat pengembang dapat meningkatkan thrust vectoring agar pesawat dapat lebih bermanuver dan ruang senjata yang mampu membawa senjata berat atau lebih banyak.

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan